Monday, November 18, 2019

kendaraan listrik, ketahanan energi nasional

Kendaraan listrik adalah keniscayaan, semua akan menuju kesana, hanya masalah waktu yang akan dicapai untuk menjadi full ev

Kendaraan yang beredar sekarang ini sebagaian besar memakai bahan bakar yang berasal dari minyak bumi, secara umum hanya 2 macam bahan bakar yang bisa dipakai, bensin dan solar, variasi lain hanya avtur/kerosine untuk bahan bakar pesawat. Infrastruktur bahan bakar ini sudah cukup menjangkau kota kota besar di indonesia dan sudah menjadi 1 harga

Kendaraan listrik menggunakan energi listrik untuk penggerak mekaniknya, energi listrik ini di dapat dari sumber listrik, kalau di pemukiman dari jaringan listrik setempat atau PLN di Indonesia

Jika kendaraan listrik maka sumber listriknya bisa berasal dari aneka pembangkit listrik. Pembangkit listrik tersebut bisa saja dari batubara, Matahari, minyak bumi, minyak sawit,Air (PLTA), angin, dsb-nya sumber listrik.

Karena bisa memakai berbagi sumber energi, maka pemenuhan energi untuk tranportasi bisa memakai energi yang tersedia melimpah di dalam negeri. Sekarang ini yang tersedia melimpah adalah batubara. Walapun batubara masih mencemari lingkuangan, tetapi ini adalah sumebr energi dalam negeri, Indonesia tinggal gali saja dan mengolahnya menjadi listrik, begitu juga dengan bahan lain, tergantung areanya

Pentingnya energi dalam negeri, adalah kendaraan elektrik menjadi salah satu Ketahanan Energi Nasional

Dimulai dari yang sederhana dahulu, yaitu sepeda motor. Dengan pemakaian sepeda motor listrik, maka enggunaan bahan bakar bensin bisa berkurang signifiant, karena sepeda motor hampir semuanya memakai bahan bakar bensin, dan mengkonsumsi premium yang di subsidi pemerintah.

Kouta bahan bakar oleh BP Migas
https://www.bphmigas.go.id/kuota-dan-realisasi-jenis-bbm-tertentu/#1571813760828-d1e43851-443f