Tuesday, May 24, 2005

Fwd: [PHYSICS-UI] Fw: 17 Agustusan di P. Peucang - Ujung Kulon


--- Dina <dinasari@indo.net.id> wrote:

> Date: Tue, 24 May 2005 19:29:52 +0700
> From: Dina <dinasari@indo.net.id>
> Subject: [PHYSICS-UI] Fw: 17 Agustusan di P. Peucang
> - Ujung Kulon
> To: Fisika UI
> <physics_ui@nakula.rvs.uni-bielefeld.de>
>
>
>
>
> iseng akh ...
>
> ----- Original Message -----
> From: dina
> Sent: Tuesday, August 17, 2004 7:45 AM
> Subject: 17 Agustusan di P. Peucang - Ujung Kulon
>
>
> Sebulan yang lalu ... sewaktu kebetulan (!) sedang
> melihat kalender bulan Agustus dan menemukan bahwa
> libur tujuhbelasan jatuh pada hari Selasa, saat itu
> juga saya memutuskan untuk 'take a break' dari
> kerjaan kantor. Ambil cuti 5 hari kerja! ndak peduli
> bahwa pada saat itu belum memiliki rencana apa-apa
> untuk mengisi cuti yang total berjumlah 10 hari itu
> (Jumat tgl 13 s/d Minggu tgl 22) ..... pokoknya
> mengajukan cuti!!!
> hmmm ... nggak dinyana ... si Iyek (my little
> sister, remember? ... I've introduced her in the
> "Poscard from Bintan" report) membawa berita bahwa
> Mapala UI akan mengadakan acara tahunan Jambore 17
> Agustus-an di Ujung Kulon, tepatnya di P. Peucang
> ..... HOREEEE!!!! .... jadi punya rencana liburan
> deh .....as usual .. nebeng ama Iyek untuk ikut
> acaranya anak Mapala.
>
> Sesudah tanya sana sini, rencana ini itu, belanja
> sini sana, dan pinjem ini itu situ sini (maklum ..
> ndak punya perlengkapan camping & jalan), jadilah
> aku + iyek dan genk, berenam membentuk satu kelompok
> peserta. Iyek dan teman-temannya memang anak Mapala
> yang sudah terbiasa melakukan perjalanan... nah,
> saya ikutan mereka dengan statement dari awal ...
> "Gue ndak bisa masak ... boleh bantuin yang lain
> tapi ndak mau masak! heheheee ..... tapi
> motong-motong wortel atau bawang bombay sih .. OK
> lah ..." Asiiiikkkkkk Liburan beneran!!!!! ......
>
> Perjalanan
>
> Hari Minggu tgl 15 jam 01.00 dini hari, kami berenam
> berangkat dari Jakarta ke daerah 'Sumur' - Labuan,
> Pandeglang (labuan ... teruuusss .... belak belok
> ... naik turun .... kebuuuuuuuuuttttt), naik Kijang
> carteran .... waduh ... itu supir mustinya ikut aja
> rally trans Sumatera ... tikungan tajam dan tanjakan
> di hajar terus! ... mana gelap banget ndak keliatan
> apa-apa. Akhirnya pas jam 5 subuh ... kami tiba di
> 'Sumur' ... bergabung dengan sekitar 60 peserta
> lainnya. Sekitar jam 8.30 pagi ... pemberangkatan ke
> P. Panaitan mulai dilakukan ... naik 3 perahu motor
> nelayan yang memang terbiasa melayani wisatawan
> menyeberang ke pulau-pulau yang berserakan di Taman
> Nasional Ujung Kulon.
>
> ehhmmm .... sebelumnya sebaiknya saya terangkan dulu
> daerah tujuan liburan kali ini yah ....
> Rencananya, kita akan ke 3 tempat utama: P.
> Panaitan, P Peucang dan Taman Nasional Ujung Kulon
> yang kalau mau cari di peta adanya di bagian buntut
> di selatan-barat P. Jawa. Panaitan adalah pulau yang
> 'relatif' besar, berada di Barat Laut Ujung Kulon
> (lihat peta di bawah). Luasnya sekitar 17.500 ha.
> Sedangkan P. Peucang adalah pulau kecil yang
> menempel di semenanjung Ujung Kulon (lihat peta
> kedua, di peta pertama ndak keliatan. Kalau mau
> jelas, diperbesar aja). Sedangkan daerah Ujung Kulon
> yang dituju adalah kawasan Cibom (titik ujung paling
> barat P. Jawa) dan Cidaon.
>
>
> peta dari:
>
http://mofrinet.cbn.net.id/informasi/intag/Peta%20Tematik/
>
>
> P. Panaitan dicapai sekitar 3,5 jam dari Labuan ...
> bisa juga dicapai dengan speed boat dari Marina -
> Anyer ... melintasi Selat Sunda. ... Sewaktu
> melintasi laut terbuka yang langsung terhubung
> dengan Samudera Indonesia ... ombaknya cukup
> mengombang-ambing kan perahu motor berukuran sekitar
> 20-an penumpang tsb .... hehhehe ... lumayan
> deg-degan juga awalnya tapi lama kelamaan menjadi
> terbiasa, malahan menikmati goyangan kapal sembari
> melihat ikan terbang dan sesekali terguyur air laut.
> Yang membuat lebih dag-dig-dug adalah .... entah
> kenapa nahkoda kapal yang saya tumpangi menempuh
> rute yang terpisah dari 2 kapal lainnya. Jika dua
> kapal tsb melambung mendekati garis pantai .... si
> nahkoda yang ini berusaha menembus gelombang ...
> lurus menuju tempat pendaratan. Lha itu kapal jadi
> digoyang-goyang oleh ombak .....sedangkan kapal
> lainnya relatif tenang. Sempat juga deg-degan ....
> tapi kami akhirnya mendarat juga di Panaitan,
> terlambat sekitar 1/2 jam dari yang lain.
>
> Panaitan
>
> Di Panaitan tidak terdapat dernaga untuk merapat.
> Untuk mendarat di pulau ... kita musti nyambung
> dengan perahu karet ... 'Avon" nya Mapala ... heheee
> ... setelah perahu di pompa, bergiliran kita diantar
> pake ojeg perahu. Panaitan memiliki deretan karang
> menjaga di depan pulau .... jadi ombak memecah
> sebelum sampai di pantai. Kalau ndak salah ....
> pulau tersebut juga merupakan salah satu tempat yang
> layak untuk surfing ... tapi mungkin di sisi lain
> dari tempat yang kami datangi ...
>
> Di Panaitan rombongan nge-camp di pos PHPA .... kami
> yang tua-tua ..(hihihiii ... termasuk yang tua di
> rombongan) tidur di kamar-kamar yang ada di PHPA
> tersebut ..(tetep aja tidur di matras ...) dan
> sebagian 'nenda' di situ..... . Di pulau ini kita
> musti menghemat air, karena air tawar rada susah
> didapat. Supply air tawar hanya diperoleh dari keran
> dan kamar mandinya PHPA ...
>
> Setelah makan siang (ehmmm sedaaap ... cumi goreng
> kecap dicampur orak arik wortel dll ...) kita
> trekking menyusur pantai selama 2 jam .... menuju ke
> 'Karang Kembar" yang di peta kelihatan setitik di
> ujung selatan Panaitan. Dalam perjalanan tsb sempat
> menemukan cangkang penyu +/- 60 cm panjangnya +
> kerangka tubuh bagian bawahnya, terdampar di pantai
> .... Menurut Pami (di rombongan berenam ada Pami
> yang bekerja di TNC - LSM yang mengurusi konservasi
> alam khususnya kelautan, dan Dewi - WWF) .. penyu
> tersebut kemungkinan besar sudah mati sewaktu
> terdampar. Sempat juga melihat semacam keong laut
> kecil (aduuuuh ... lupa namanya ... padahal udah
> dikasih tahu oleh Pami) sedang berkelahi dengan
> bintang laut. Kalau dilihat di situ sih hanya kayak
> keong laut dorong-dorongan ama tumbuhan yang
> menjulur .... tapi kalau kita melihatnya dalam acara
> National Geographic dan sudah diberi narasi lengkap
> ..... pasti kayaknya gimananaaaa gitu ... 2 mahluk
> alam sedang mempertahankan eksistensi di
> ekosistemnya.
> Selama menyusur pantai tsb, terbawa sugesti ....
> rasanya ndak enak sekali jika terpaksa harus
> menginjak bintang laut yang jumlahnya beribu-ribu
> menempel di karang sepanjang laut dangkal ......
> atau menginjak kumpulan tumbuhan laut dan karang ...
> Hehhehee ... mustinya sih di mana aja perasaan tsb
> harus ditumbuhkan yah .....
> Sepanjang jalur trekking, di sisi pulau adalah hutan
> mangrove berawa .... yang konon luasnya sekitar 1700
> hektar.
> Kita kembali sampai di pos PHPA sekitar jam 5 sore
> .... duduk-duduk ngobrol di pasir sambil makan apel
> ..... OK banget deh!
>
> Peucang
>
> Hari kedua .... berarti hari Senin ... pada saat
> sebagian besar orang mulai menjalani rutinitas di
> kantor .... kita juga memulai aktivitas dengan
> bersiap-siap menyeberang, berpindah ke P. Peucang.
> Jam 9.00 tepat armada Hang Tuah ... eh ... 3 perahu
> motor start untuk selama +/- 1 jam melaut. Kali ini
> laut tenang sekali, tapi seperti biasa .... kapal
> kita tertinggal di belakang.
>
> woooow .... pada saat memasuki perairan di antara P.
> Jawa dan Peucang .... hmm ... cantik sekali ...
> Mendekat ke Peucang ... terlihat pantainya yang
> berpasir putih, dan lautnya .... biru dan bening
> banget. Kita bisa melihat ke dasar laut dan
> ikan-ikannya yang berenang mondar mandir ..... juga
> samar-samar deretan terumbu karang ........ aduuuhhh
> ....
>
>
>
> foto dari www.tripalbum.net
>
> Tak jauh dari dermaga, sebuah sign menyambut dengan
> bertuliskan 'pengunjung dilarang memberi makan hewan
> dan melakukan aktivitas jetski' ......
> Di pulau ini terdapat resor yang dikelola oleh PHPA
> setempat. Resor tersebut dilengkapi pula dengan
> guest house yang cukup mewah ... dengan AC, air
> panas, bersih dan terawat karena dahulu sering
> dipakai menginap oleh presiden RI kedua pada saat
> beliau berlibur untuk memancing. Tentu saja
> rombongan kita menginap di guest house yang
> sederhana, berdinding bambu tanpa AC .... tapi
> sangat memadai untuk perjalanan kali ini ......
>
> Di depan guest house terdapat lapangan rumput yang
> selalu dikunjungi oleh rusa-rusa ..... mereka
> berkumpul mencari makan di situ tanpa mempedulikan
> pengunjung .... sangat jinak karena terbiasa tidak
> diusik-usik ... Kadang-kadang muncul biawak, elang
> dada putih ... burung 'King Fishery" yang sayapnya
> biru ... dll ...
> Kalau monyet ekor panjang jangan ditanya deh!
> Buanyaaak banget dan selalu siap mencuri makanan.
> Kita musti waspada dan selalu menyimpan makanan di
> tempat terkunci ... hehehe ..... berbungkus-bungkus
> Marlboro pun diacak-acak oleh mereka.
>
>
>
> foto dari www.tripalbum.net
>
>
> Di Peucang hanya sebentar saja, menaruh
> barang-barang di kamar lalu langsung berangkat lagi
> dengan 2 perahu motor ... menyeberang ke P. Jawa
> tepatnya ke kawasan Cibom - Ujung Kulon. Karena
> hanya melintasi selat sempit, perjalanan hanya
> membutuhkan 15 menit di laut yang sangat tenang.
> Tiba di Cibom langsung dilanjutkan dengan trekking
> menuju Tanjung Layar, ujung Barat Pulau Jawa. 1/2
> jam jalan kaki melalui hutan sambil sesekali melalui
> pepohonan tua dan besar yang kita pun berjalan
> menembus belahan batangnya ... melewati reruntuhan
> bangunan bekas penjara Belanda, sampailah di
> mercusuar penanda kawasan karang kepada kapal-kapal
> besar yang melintas. Kita menyempatkan untuk
> memanjat menara mercusuar berstruktur besi tsb ....
> sedikit gamang saat memanjat anak-anak tangga
> terbuka .... tapi semua itu terbayar lunas ketika
> menikmati pemandangan dari puncak ketinggian
> mercusuar. Laut lepas yang biru .... ombak berdebur
> memecah di kawanan karang di ujung tanjung layar
> .... pantai karang .... T O P pokoknya.
> Jalan lagi sebentar .... dilanjutkan dengan makan
> siang di atas rumput di tebing menghadap ke selat
> Sunda ... Jangan dikira karena ini di laut maka akan
> terpanggang sinar matahari. Sama sekali tidak ....
> kita memilih satu tempat sempit dengan pandangan
> lepas ke laut tapi terlindung dari sinar matahari
> oleh pepohonan. Nyamaaaannn dan santaiii sekali ....
> liburannya berasa liburan banget!!
>
> Tak jauh dari lokasi mercusuar ini, sedikit mendaki
> bukit ... terdapat pula mercusuar lama yang sudah
> tidak berfungsi. Dan bila dilanjutkan lagi, berjarak
> 1 jam perjalanan kaki, kita akan sampai di pantai
> Selatan Tanjung Layar. Di pasir putih pantai
> tersebut ... adalah tempat penyu menyimpan telurnya.
> Sayangnya, tempat tsb tidak terdapat dalam jadwal
> dan kita ndak sempat ke sana.
>
> Tidak lama .... Kembali ke Peucang .... mulailah
> acara bebas di laut dan pantai ......
>
>
>
> foto: www.mapalaui.info/ oleh reynold. sumayku
>
> P. Peucang adalah tempat yang nyaman bagi penggemar
> snorkeling ..... sekitar 1 km dari PHPA terdapat
> tempat yang baik sekali untuk snorkeling, walaupun
> di sepanjang pantai pun juga bisa. Melihat terumbu
> karang ataupun berbagai jenis ikan.
> Sekedar berenang di pinggir laut dengan pantainya
> yang biru dan bening .... -ditemani ikan-ikan kecil
> yang bahkan sama sekali tidak takut untuk mendekati
> kita yang sedang berenang- juga sangat, sangat
> menyenangkan.
> Untuk yang suka diving .... bisa juga menuju ke
> karang copong, di utara P. Peucang. Dapat dicapai
> dengan 1 jam berjalan kaki melalui hutan.
>
> Lebih sore lagi ...... sebagian rombongan kembali
> menyeberang ke P. Jawa, kali ini ke Cidaon untuk
> melihat banteng Jawa, bukan Bison lho ... emangnye
> Amerika!. Di Cidaon terdapat menara pengintai khusus
> untuk mengawasi lapangan rumput tempat
> banteng-banteng tsb mencari makan. Di sana juga
> mudah ditemui si burung pelagak, Merak.
> Selain Cidaon, bisa juga ke Cibunar (3,5 km dari
> Cidaon) ... di sana bisa dilihat sejenis Rangkong
> dan jejak Badak Bercula Satu ... hewan langka,
> species unik di dunia.
>
> Malem ... melepas lelah setelah seharian
> beraktivitas penuh .... memisahkan diri dari
> rombongan utama yang sedang melaksanakan acara api
> unggunnya, ..... sehabis makan kita duduk-duduk di
> teras sambil mengawasi rusa. Ngobrol sana sini ...
> diselingi menikmati sajian ikan bakar ... tidak
> terasa obrolan tersebut berlanjut terus hingga pukul
> 3 dini hari. Bahkan rusa-pun sudah menghilang lagi
> ke hutan. hoaaaaahhmmm .... hari ini cukup
> melelahkan ......
>
> Sambil berbaring di matras .... membayangkan kembali
> suasana alam di sini .... nyaman, damai, tenang ...
> tidak saling mengusik satu sama lain ... walaupun
> tentunya hukum alam terus berlaku, tapi rasanya
> tidak dengan berlebihan ....
>
> Upacara 17 Agustus 2004
>
> Tanggal 17 ... menu utama jambore 2004 ini, upacara
> bendera di pantai P. Peucang ... menghadap birunya
> laut .. di kejauhan tampak pesisir P. Jawa ... Merah
> Putih berkibar dihembus keras angin laut ...
> Hampir seluruh peserta mengikuti upacara, bahkan
> para Anak Buah Kapal dan petugas Penjaga Hutan ...
> ... you may laugh ... tapi sebagian peserta ....
> terbawa suasana .... terharu, dengan air mata
> menggenang ... saat lagu-lagu perjuangan dan lagu
> nasional dilantunkan kelompok aubade .............
>
> ...... dari yakin ku teguh .....
> ...... hati ikhlas ke penuh .....
> ...... akan karunia Mu .....
> ...... tanah air pusaka .....
> ...... Indonesia merdeka .....
> ...... syukur aku sembahkan ..... ke hadiratMu ....
> Tuhan ....
>
>


__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new Resources site
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/