Wednesday, June 08, 2005

Tips Sales (15)

Subject: [sales-club] Tips Sales (15)
Date: Monday 26 July 2004 07:52
From: "paul_patty04"

Salam Sales

71. Manusia Akan Cenderung Untuk Berkumpul Dengan Sesamanya
Kita semua bergaul dengan orang-orang dimana kita merasa nyaman
berada bersama mereka. Jadi, sangatlah beralasan apabila anda
memiliki seorang klien dan juga ingin memperoleh hal yang sama lagi,
maka anda meminta dia untuk merujukkan anda pada rekan-rekannya,
teman bermain tenisnya, teman-teman makan siangnya dan lain lain....

72. Perhatikan Sisi Positif, Abaikan Sisi Negatif
Pernyataan di atas sangatlah berharga. Kali lain anda bertemu orang
baru, pastikan bahwa anda akan mencari sisi baik dari orang baru
tersebut dan fokus pada hal-hal tersebut dan abaikan sisi-sisi tak
baiknya.

73. Mulailah Dengan Hasil Akhir
Daftar 10 perusahaan yang sangat anda inginkan untuk dapat menjadi
klien anda. Kemudian tuliskan tenggat waktu dimana perusahaan-
perusahaan tersebut harus telah menjadi klien anda.

74.      Tuliskan Tujuan Anda dan Baca Dua Kali Sehari
Saya pernah membaca bahwa para jutawan membaca tujuan mereka satu
kali sehari dan milyarder dua kali sehari.

Berapa kali dalam sehari anda membaca tujuan anda?

75. Pukau Mereka Pada Pertemuan Tak Terduga
Misalkan di sebuah akhir minggu pada saat anda sedang mengisi bensin
dan kemudian anda melihat seorang eksekutif dari perusahaan dimana
anda berusaha memperoleh bisnis. Eksekutif tersebut mungkin berpikir
bahwa anda akan menghampiri dia untuk menanyakan bagaimana kabar
proposal anda atau bertanya apakah anda dapat bertemu dia untuk
pengajuan proposal.

Namun apabila ternyata anda menghampiri dia dan mengobrolkan hal lain
di luar pekerjaan, sebuah obrolan santai, dia akan pergi dengan
perasaan yang baik. Dan kali lain anda bertemu dengannya, sangat
besar kemungkinan anda akan dihadiahi jawaban: "IYA", karena anda
membiarkan dia menikmati hari liburnya.

Ingat: Kesabaran akan memenangkan anda (slow and steady wins the race)

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (16)

Subject: [sales-club] Tips Sales (16)
Date: Tuesday 27 July 2004 07:58
From: "paul_patty04"

Salam Marketer

76.      Apakah Pakaian Kerja Anda Sudah Sesuai
Saat berada di sebuah arport, pernahkah anda perhatikan para pilot
yang sedang berjalan menuju ke pesawat mereka? Jika iya, anda pasti
tahu bahwa mereka selalu berpakain rapi lengkap dengan pangkat mereka
di bahu dan logo emas di dada yang menunjukkan dari perusahaan
penerbangan mana mereka berasal.

Apakah menurut anda aksesoris ini akan membuat mereka menjadi pilot
yang lebih baik? Akan membantu mereka menerbangkan pesawat? Seragam
dan seluruh kelengkapannya tersebut ditujukan kepada anda dan saya.
Bayangkan jika para pilot tersebut hanya mengenakan kaos Joger dan
celana pendek?

Kemudian, bagaimana apabila para pelayan di sebuah toko olahraga
semuanya mengenakan jas lengkap dengan dasinya? Well....pelayanan
yang akan mereka berikan akan tetap baik tetapi penampilan mereka
akan terlihat tidak pas.

Pastikan bahwa busana yang anda kenakan sesuai dengan citra yang anda
ingin tampilkan di mata klien anda.

77.      Pernyataan Visi Tidak Hanya Untuk Perusahaan
Banyak perusahaan menulis pernyataan visi karena pernyataan visi
memberikan fokus terhadap apa yang mereka lakukan dan sebagai
pengingat siapa mereka. Biasanya pernyataan visi tersebut hanya
terdiri atas 3 atau 4 baris dan merangkum apa yang dilakukan
perusahaan tersebut, prinsip dan tujuan perusahaan.

Luangkan waktu untuk menulis pernyataan visi anda dan pastikan bahwa
pernyataan visi tersebut singkat dan padat. Pernyataan visi tersebut
akan membuat anda fokus dan dapat menjadi referensi anda di saat anda
harus membuat keputusan.

Ingat, berpeganglah pada hal-hal yang anda tahu bisa, anda tahu bahwa
anda mumpuni di sana dan tinggalkan yang lainnya.

78.      Berpikir Global, Bertindak Lokal
Banyak perusahaan di Australia yang mengadopsi metode dan resep
penjualan dari kantor pusat mereka yang kadang-kadang berada di luar
negeri.

Walaupun tidak ada yang salah dengan mengadopsi resep sukses dari
kantor pusat, namun ingat untuk berpikir global dan bertindak lokal.
Atau dengan kata lain, serap ilmu dan resep dari kantor pusat namun
kemudian sesuaikan dengan pasar anda pada saat implementasi.
79.      Informasi Dalam
Salah satu sumber informasi tentang perusahaan yang paling jarang
dibicarakan adalah meja di ruang tunggu atau ruang tamu perusahaan
tersebut. Di sana tersedia berbagai macam majalah dan terkadang
terselip juga laporan tahunan dan atau majalan bulanan internal
perusahaan. Majalah-majalah ini adalah sumber informasi dalam terbaik
yang berisikan apa saja yang terjadi di dalam perusahaan tersebut,
termasuk berita mutasi dan promosi. Datang 10 menit lebih awal dari
janji anda dan gunakan waktu tersebut untuk mencari tahu informasi
terakhir tentang perusahaan tersebut.

80.      Jadilah Pendengar Yang Baik
Jika salah satu klien anda mulai bercerita tentang masalah pribadi
mereka seperti pertengkaran dengan pasangan mereka atau bagaimana
menyebalkannya tetangga mereka, dengarkan dan angguki cerita mereka.
Mereka tidak bertanya pendapat anda ataupun ingin mendengar masalah
pribadi anda.

Banyak tenaga penjual yang tidak tahu harus berbuat apa dalam kondisi
seperti di atas dan kadang merespon dengan anggapan bahwa klien
memperlakukan mereka seperti seorang sahabat. Salah satu cara untuk
melihat kondisi ini adalah dengan membayangkan misalkan anda sedang
naik taksi, terkadang anda akan langsung saja bercerita tentang hari
anda. Pada keadaan tersebut anda hanya ingin seseorang yang dapat
mendengarkan anda dan tentunya anda tidak ingin terjadi sebaliknya.

Salam Marketer

Paul Patty

Tips Sales (17)

Subject: [sales-club] Tips Sales (17)
Date: Wednesday 28 July 2004 13:54
From: "paul_patty04"

Salam Sales

81.      Anda Bawa Tidur Saja
Kita semua tahu slogan Nike: "Just Do It" atau langsung saja lakukan.
Begitu juga jika anda ingin memperoleh pemecahan terhadap sebuah
masalah seperti bagaimana menangani keinginan tertentu seorang klien.
Untuk itu slogan yang pas adalah: Bawa Tidur Saja.

Sepanjang sejarah, banyak tokoh politik dan bisnis mengungkapan bahwa
mereka ingin membawa masalah mereka tidur saat dihadapkan pada
permasalahan pelik.

Dengan tidak membuat keputusan saat itu juga mereka menggunakan
kekuatan pikiran bawah sadar mereka untuk memecahkan persoalan.

Anda tidak harus menanggung seluruh masalah di dunia untuk dapat
nmenggunakan teknik ini. Anda dapat menggunakannya untuk setiap
masalah.

82.      Tunjukkan dan Katakan (show and tell)
Ingatkah anda dengan sesi tunjukkan dan katakan saat anda masih di
sekolah dasar? Di situ anda diharuskan membawa sesuatu yang anda
banggakan.

Sesi tersebut diberi nama tunjukkan dan katakan dan bukannya katakan
setiap saat karena memang sesi tersebut dirancang untuk melibatkan
seluruh murid.  Jika seluruh murid dapat melihat, menyentuh atau
mencium apa yang sedang anda bicarakan, maka sesi tersebut akan
terasa lebih menyenangkan dan seru.

Hal yang sama juga berlaku bagi orang dewasa. Ambil contoh tenaga
penjual di dealer mobil. Setelah beberapa pertanyaan untuk mengetahui
kebutuhan konsumen, cara terbaik untuk melibatkan mereka secara
emosional dengan produk yang akan ditawarkan adalah adalah dengan
melakukan test-drive. Bau mobil baru dipadukan dengan perasaan
mengemudikan teknologi kendaraan teranyar akan mengalahkan presentasi
terbaik seorang tenaga penjual.

83.      Tunjukkan Kepemimpinan Anda Sejak Awal
Salah satu hal tersulit yang harus dilakukan seorang tenaga penjual
adalah mendapatkan waktu untuk bertemu seorang klien, khususnya
eksekutif senior.

Jika seorang klien pada level ini bertanya pada anda kapankah waktu
yang tepat untuk bertemu jangan hanya menjawab, "Bapak/Ibu bisanya
kapan?"

Eksekutifi senior menginginkan dan menghargai kepemimpinan pada
setiap area bisnis, jadi jika mereka menanyakan pertanyaan ini
sebaiknya anda menjawab seperti ini, "Jam sebelas pagi hari selasa
adalah waktu yang tepat, bagaimana dengan bapak?"

Apa yang baru saja anda lakukan adalah menunjukkan kepada mereka
bahwa anda juga sama sibuknya dengan mereka. Mereka akan menghormati
anda karena menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

84.      Belajarlah Untuk Mengatakan Tidak
Dapat dikatakan bahwa mereka yang memilih untuk terjun di bidang
penjualan adalah mereka yang senang berinteraksi dengan orang lain.
Hal ini kadang kala membuat kita sulit untuk mengatakan tidak
terhadap ajakan teman untuk pergi bersenang-senang di akhir minggu di
saat seharusnya kita sibuk mempersiapkan bahan kerja pekan depan.

Bukan berarti bahwa anda kemudian menolak semua undangan dari teman
atau lingkungan sosial anda tetapi yang harus anda lakukan adalah
mensiasatinya. Bagaimana? Luangkan beberapa waktu kosong dalam jadwal
mingguan anda yang akan berlaku sebagai waktu yang dapat digunakan
setiap saat. Sehingga misalnya tiba-tiba anda mendapat ajakan dari
seorang teman dan ternyata tidak cocok dengan jadwal anda saat itu,
anda dapat menggunakan waktu kosong tersebut sebagai gantinya. Dengan
begitu anda tidak kehilangan waktu kerja anda dan tidak akan
ditinggal bersenang-senang oleh teman anda.

85.      Temukan Jaringan Anda
Carilah perkumpulan pemasar, mereka yang semata-mata hidup dari
menjual, dan bergabung di sana. Mereka memiliki pengalaman yang sama
dengan anda dan mereka mengerti apa saja yang anda lalui selama ini
sehingga mereka dapat membantu dan memberikan dukungan yang anda
perlukan untuk melalui hambatan-hambatan karir anda.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (18)

Subject: [sales-club] Tips Sales (18)
Date: Friday 30 July 2004 09:05
From: "paul_patty04"

Salam Sales

86.      Mulai Setiap Pertemuan Dengan Hasil Akhir di Benak Anda
Sebelum anda memasuki ruang pertemuan untuk bertemu seorang klien
anda harus terlebih dahulu mengetahui hasil akhirnya akan seperti
apa. Seperti halnya saat kita akan menyewa VCD. Jika kita tahu judul
apa yang kita ingin sewa sebelum kita memasuki toko penyewaannya,
segalanya akan lebih mudah bagi kita. Tetapi jika kita sendiri tidak
tahu persis apa yang kita inginkan, bisa-bisa kita menghabiskan waktu
berjam-jam tanpa hasil. Hal yang sama berlaku juga di penjualan.

87.      Dapatkan Perhatian Mereka
Para penghibur (entertainer) dan pembicara terkenal selalu memulai
pertunjukan mereka dengan kalimat-kalimat provokatif yang akan
memastikan bahwa mereka akan memperoleh perhatian para penonton.

Lalu bagaimana seharusnya anda memulai presentasi anda? apakah anda
akan membicarakan bagaimana cuaca hari ini atau anda memiliki sebuah
teknik khusus untuk memikat dan mengikat perhatian mereka?

Jika anda tidak memiliki sebuah kalimat atau cerita pembuka yang
menarik, anda tidak akan berbeda dengan 30 tenaga penjual lainnya
yang juga mendemonstrasikan keunggulan produk atau jasa yang mereka
jual.

88.      Apakah Anda Ingin Tambahan? (Up Selling)
Up-selling, penjualan tambahan dari transaksi awal, adalah salah satu
teknik penjualan yang paling jarang digunakan tetapi memiliki potensi
membawakan kesuksesan untuk anda.

Intinya adalah tidak menyerah setelah anda berhasil melakukan
penjualan pertama. Kebanyakan tenaga penjual takut untuk melakukan
penawaran barang lagi pada klien yang sama karena menurut mereka hal
tersebut dapat membahayakan transaksi awal yang telah disepakati.
Bayangkan betapa cepatnya anda dapat mencapai target penjualan anda
jika anda menggunakan teknik ini?

89.      Mari Kita Menjaga Hubungan Baik
Berapa banyak peluang bisnis yang terlewatkan oleh anda karena
penerima atau operator telepon di kantor anda mengira anda sedang
keluar?

Jika tidak ada sistem khusus di kantor anda yang dapat memberitahukan
penerima atau operator telepon siapa saja yang sedang keluar dan
siapa saja yang hadir, ciptakan satu khusus untuk anda. Kadang kala
hanya dengan membiasakan mengucapkan salam pada operator atau
penerima telepon anda saat meninggalkan kantor sudah cukup.

90.      Tidak Ada Batas Terhadap Penghasilan Anda
Tidak ada batas penghasilan jika anda bergerak di bidang penjualan.

Satu-satunya batas adalah batas yang diberikan oleh orang lain kepada
anda. Itu dapat berupa target penjualan atau sebuah pengumuman yang
menyatakan bahwa belum ada satu orang pun yang pernah melampaui
penjualan sebesar Rp xxxxxx dalam kurun waktu 6 bulan terakhir ini.

Tips Sales (19)

Subject: [sales-club] Tips Sales (19)
Date: Monday 02 August 2004 10:25
From: "paul_patty04"

Salam Sales

91.      Luangkan Satu Jam Dari Waktu Anda Untuk Prospecting
Anda hanya membutuhkan satu jam untuk mencapai level yang anda
inginkan dalam penjualan.

Disiplinkan diri anda untuk meluangkan setidaknya satu jam dari hari
anda untuk melakukan prospecting.

92.      Jaga Jarak Anda
Saat anda sedang mendemonstrasikan sebuah produk, pastikan bahwa anda
tetap menjaga jarak dengan calon klien karena tidak ada yang suka
wilayah pribadinya dilanggar.

93.      Timing
Untuk setiap pembicara seperti pelawak, timing adalah segalanya. Anda
bisa saja memilki kalimat pamungkas tetapi jika anda tidak
menggunakannya di saat yang tepat, segalanya akan sia-sia.

Penjualan mirip dengan hal tersebut. Anda harus pandai-pandai
mengatur waktu anda dan memastikan bahwa klien anda siap dengan
langkah anda berikutnya.

94.      Anda Harus Terlibat
Kapan terakhir kali anda pergi ke sebuah pertandingan sepak bola
dimana hanya satu tim yang bermain? Jika jawaban anda adalah tidak
pernah, anda benar.

Sekarang bayangkan hal yang sama di lingkungan penjualan. Berapa
banyak tenaga penjual yang mengatakan bahwa mereka sedang memainkan
permainan menjual jika kenyataannya mereka masih berada di luar
lapangan. Anda harus terlibat jika ingin memiliki kesempatan untuk
menang.

95.      Pastikan Anda Telah Menulis Nama Klien Anda Dengan Benar
Saat saya akan membubuhkan tanda tangan saya kepada para penggemar
saya, saya akan selalu bertanya nama dan bagaimana cara mengeja nama
mereka.

Jika anda memberi perhatian pada hal-hal yang kecil, anda akan
memberi kesan yang baik.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (20)

Subject: [sales-club] Tips Sales (20)
Date: Wednesday 04 August 2004 08:22
From: "paul_patty04"

Salam Sales

96.      Duduklah di Depan
Berlawanan dengan kepercayaan umum, saat sedang menghadiri sebuah
seminar posisi teraman adalah duduk di barisan muka.

Yang anda dapatkan dengan duduk di barisan muka adalah bahwa anda
akan merasa andalah satu-satunya peserta di seminar tersebut walaupun
masih ada 3000 peserta lain. Anda juga dapat memperhatikan pembicara
secara lebih dekat dan mendengarkan suaranya langsung dari mulutnya
dan tidak melalui pengeras suara.

Apakah anda tidak akan merasa membuang-buang uang untuk menghadiri
sebuah seminar jika ternyata anda hanya duduk di barisan ke-345
dimana pembicara akan terlihat kecil sekali. Mungkin akan lebih baik
apabila anda membeli videonya saja.

97.      Krisis Adalah Kesempatan
Tahukah anda bahwa karakter bahasa cina untuk kata krisis dan
kesempatan itu sama?

Saya sadar bahwa setiap kemunduran dan krisis yang saya alami selalu
diikuti oleh kesempatan yang setara dengan krisis tersebut atau
bahkan lebih baik.

Jika saat ini anda sedang mengalami saat-saat yang kurang baik, tetap
fokus pada tujuan anda dan saksikan bagaimana keadaan akan berubah
tanpa anda duga-duga.

98.      Apa Yang Harus Saya Lakukan Untuk Dapat Berbisnis Dengan Anda
Ini adalah kalimat yang sangat baik dan dapat memberikan petunjuk
mengapa anda tidak dapat berbisnis dengan klien anda.

Dengan bertanya apa yang harus saya lakukan untuk dapat berbisnis
dengan anda (klien), anda akan terfokus pada kebutuhan klien dan
mengetahui dimanakah posisi anda saat ini. Jika sang klien tidak mau
atau tidak bisa mengatakannya pada anda, mungkin sudah waktunya bagi
anda untuk beralih ke klien lain.

99.      Pastikan Bahwa Lingkungan Anda Sesuai Dengan Harapan Anda
Pernah saya memasuki sebuah toko buah dan saya kira saya akan mencium
bau buah-buahan. Namun sebaliknya saya mencium bau tembakau dan asap
rokok yang sangat kuat. Saat itu juga saya merasa sangat jijik dan
ingin segera keluar dari toko tersebut.

Kejadian tersebut mengingatkan saya bagaimana pentingnya peran sebuah
lingkungan bisnis. Jika di karpet kantor anda terdapat noda kopi,
dedaunan di pot kantor telah menguning hampir mati dan tata ruang
kantor berantakan, anda akan mengirimkan sinyal yang salah terhadap
calon klien anda.

100.      Waktu Untuk Berubah?
Siklus kepemilikan adalah sebuah istilah pemasaran yang menunjukkan
berapa lama seorang konsumen akan memiliki atau menahan barang yang
sama. Untuk mobil siklusnya adalah 6 tahun, pesawat televisi itu
sekitar 7 tahun dan rumah sekitar 10 tahun.

Berapa lamakah siklus kepemilikan produk anda? Sekarang periksa
catatan anda siapa membeli apa dan kapan, mungkin sekarang adalah
waktunya untuk membeli lagi.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (22)

Subject: [sales-club] Tips Sales (22)
Date: Monday 09 August 2004 08:50
From: "paul_patty04"

Salam Sales

106.      Terbanglah di Kelas Bisnis Pada Setiap Kesempatan
Jika anda menginginkan dorongan pada diri anda sendiri, terbanglah di
kelas bisnis sesering mungkin. Duduk di sana baik untuk ego anda dan
perasaan yang anda rasakan akan membawa anda ke tingkat berikutnya.

Jika anda bekerja pada sebuah perusahaan, coba periksa apa kebijakan
perusahaan anda tentang terbang di kelas bisnis. Saya dengar bahwa
beberapa perusahaan melarang staff mereka terbang di kelas bisnis
bahkan walaupun membayarnya dengan uang mereka sendiri. Namun, tidak
akan ada yang melarang anda untuk terbang di kelas bisnis di akhir
minggu.

107.      Keluarga Dapat Memastikan Anda Tetap Termotivasi
Jika menurut anda pasangan dan anak-anak anda sepertinya kurang
mendukung anda, tentukan sebuah hal yang akan dilakukan bersama-sama
oleh seluruh keluarga jika anda berhasil meraih target tertentu.

Misalnya, jika anda dapat meraih target penjualan X, maka anda akan
membawa seluruh keluarga untuk jalan-jalan ke Bali atau Lombok.

Rasakan perubahan yang terjadi. Saat anda pulang ke rumah setelah
menerima penolakan sepanjang hari anda akan merasakan perhatian
ekstra dari mereka. Anda tahu bahwa mereka sayang anda, tetapi
sekarang anda akan menerima lebih banyak perhatian.

108.      Setiap Pertemuan itu Penting
Saat anda bertemu klien anda untuk pertama kalinya, anda akan berlaku
sebaik-baiknya, mengenakan pakaian terbaik anda dan mencoba memberi
kesan terbaik. Lalu apa yang terjadi setelah itu? Kebanyakan dari
kita merasa bahwa setelah pertemuan pertama kita dapat sedikit santai
dan dengan itu kita tidak lagi menampilkan yang terbaik dari diri
kita sendiri.

Kenyataannya adalah bahwa anda dinilai di setiap pertemuan. Anda
hanya sebaik kinerja terakhir anda.

109.      Beri Maaf dan Sembuhkan Diri Anda Sendiri
Mungkin terdengar sentimentil tetapi pernyataan tersebut banyak
kebenarannya. Jika anda terus memendam kemarahan dan kekesalan anda
pada orang lain, anda akan termakan olehnya.

Yang lalu biarkanlah berlalu, untuk kebaikan dan kesehatan diri anda
sendiri.

110.      Program Diri Anda Sendiri atau Anda Akan Diprogram Oleh Orang
Lain
Orang-orang sukses memiliki ide yang jelas tentang apa yang mereka
inginkan dari hidup ini dan bagaimana mencapainya. Mereka juga telah
belajar untuk selalu mengingatkan diri mereka sendiri bahwa mereka
adalah manusia yang istimewa, tidak sekedar tenaga penjual yang baik.

Luangkan waktu sekarang untuk menulis 5 kalimat yang menggambarkan
hal-hal terbaik dari diri anda. Sebagai contoh, jika anda merasa
bahwa anda memiliki hubungan yang baik dengan anak-anak anda,
tuliskan: Anak-anak saya menyayangi dan menghormati saya. Lalu tulis
beberapa kalimat yang menggambarkan hal-hal yang ingin anda lakukan
tetapi anda tahu anda kurang baik di bidang tersebut. Misalnya anda
selalu merasa gugup saat bertemu pimpinan anda. Tuliskan: Saya selalu
relax saat bertemu pimpinan saya.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (21)

Subject: [sales-club] Tips Sales (21)
Date: Friday 06 August 2004 08:36
From: "paul_patty04"

Salam Sales

101.      Jika Segalanya Sedang Berjalan Baik Untuk Anda, Teruskan
Menjual
Sangat mudah sekali untuk langsung merayakan keberhasilan anda meraih
kontrak besar. Namun salah satu hal yang paling menantang dalam dunia
penjualan adalah meneruskan momentum yang baik tersebut.

Orang-orang yang menginspirasi saya adalah para aktor yang
memenangkan piala oscar. Segera setelah mereka menerima anugerah
tersebut, mereka akan segera terbang ke kota nun jauh di sana untuk
membuat film hebat lainnya.

102.      Asuransikan Diri dan Penghasilan Anda
Jika anda adalah bos dari diri anda sendiri, salah satu hal yang
menyebabkan anda tertarik dengan bidang ini adalah kesempatan untuk
memperoleh penghasilan yang lebih baik. Namun, di balik semua itu
kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada kita esok
hari. Asuransi diri adalah hal yang mutlak di jaman seperti ini.

Bayangkan diri anda tanpa penghasilan dalam kurun waktu 6 bulan ke
depan. Mengerikan bukan?

103.      Anda Tidak Memerlukan Persetujuan Orang Lain
Di sebuah seminar saya bertanya pada seseorang hal apakah yang telah
dia pelajari dari sesi saya. Dia mengatakan bahwa selama ini dia
selalu mengacu pada kakak iparnya berkaitan dengan penetapan tujuan.
Dia selalu menunggu kakak iparnya untuk membeli mobil baru terlebih
dahulu sebelum dia membeli mobil baru untuk dirinya sendiri.

Siapakah yang anda tunggu untuk memberikan tanda: "Ayo Maju"-bahkan
walaupun itu berlangsung secara tidak sadar.

104.      Apakah Keuangan Adalah Titik Lemah Anda
Kebanyakan tenaga penjualan merasa gusar terhadap segala sesuatu yang
berhubungan akuntansi dan merasa terganggu oleh departemen akuntansi
yang selalu mengingatkan mereka untuk selalu rapi dalam administrasi
keuangan.

Terimalah kenyataan bahwa anda baik dalam penjualan namun anda tidak
perlu untuk menjadi nomor satu untuk hal-hal yang berkaitan dengan
angka. Anda memiliki gairah yang tinggi untuk menutup transaksi
sementara akuntan memiliki minat yang tinggi akan angka.

Bertahanlah pada kelebihan anda namun pastikan bahwa anda memiliki
orang yang jago dengan angka, di kantor dan di rumah.

105.      Siapkan Mental Anda Terhadap Penolakan
Penolakan adalah hal yang sangat umum di dunia penjualan seperti
layaknya prospecting dan rujukan. Terkadang sangat sulit untuk
menerima penolakan khususnya jika kita telah bekerja sangat keras
untuk mendapatkan kontrak ini tetapi akhirnya kita hanya mendapatkan
kata TIDAK sebagai jawaban.

Tenaga penjual yang hebat mengetahui bahwa penolakan adalah bagian
dari hidup. Mereka tidak pernah bermimpi bahwa penolakan akan hilang.
Yang mereka lakukan adalah menguatkan diri mereka sendiri sehingga
jika penolakan itu datang di depan mata mereka, tidak akan mengganggu
pekerjaan, hidup dan bisnis mereka.

Jadi, apa yang akan anda lakukan pekan depan untuk mengutkan mental
anda? Dengan membaca setidaknya satu buku motivasi diri setiap
minggunya, saya berhasil untuk tetap fokus dan lapar. Bagaimana
dengan anda?

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (23)

Subject: [sales-club] Tips Sales (23)
Date: Wednesday 11 August 2004 08:51
From: "paul_patty04"

Salam Sales

111.      Pastikan Pasangannya Terlibat
Di dalam situasi bisnis saat ini, anda tidak bisa membiarkan pesaing
anda memiliki keunggulan atas anda.
Jika produk atau jasa yang anda tawarkan membutuhkan kehadiran kedua
pihak dari satu pasangan untuk membuat sebuah keputusan seperti
pembelian atau renovasi rumah, pastikan bahwa keduanya hadir. Saya
pernah membaca bahwa apabila keduanya hadir, ada kemungkinan 80%
transaksi akan berlangsung.

112.      Sebuah Jabat Tangan Dapat Mengatakan Banyak Hal
Jabat tangan dapat menyampaikan banyak hal tentang anda kepada lawan
bicara anda. Jabat tangan terbaik adalah jabat tangan yang erat
dimana anda menggenggam erat tangan lawan bicara anda lalu
melepaskannya.

Untuk melihat bagaimana sebenarnya jabat tangan anda, tanyakan pada
teman dan anggota kelurga bagaimana pendapat mereka dan terimalah
pendapat tersebut dengan baik.

113.      Jangan Nilai Sebuah Buku Hanya Dari Sampulnya
Salah satu cerita terbaik yang pernah saya dapat adalah mengenai
sepasang suami istri.

Pasangan suami istri yang mengenakan pakaian sangat sederhana
tersebut masuk ke dalam sebuah dealer mobil mewah dan kemudian mulai
bertanya-tanya tentang harga sebuah mobil dengan model terbaru.
Kebetulan yang mereka tanyakan adalah mobil-mobil di kelas harga US$
200.000 dan karena penampilan mereka yang sederhana tersebut, mereka
memperoleh perlakuan yang kurang baik. Kecewa, pasangan tersebut
dengan tenang berjalan menuju dealer mobil lain dan di sana mereka
berbelanja mobil sebanyak US$500.000. Rupanya mereka baru saja
memenangkan uang sebesar US$ 10.000.000 dan ingin sedikit berfoya-
foya.

Jangan pernah membuat kesimpulan prematur.

114.      Mengenal Pusat Pengaruh Dapat Menolong Anda
Pusat pengaruh adalah orang-orang yang anda kenal yang anda tahu
memiliki jaringan yang baik dan memiliki kekuatan untuk mempengaruhi
orang lain dalam jumlah besar.

Pada suatu hari saya menghadiri sebuah acara olahraga bersama pusat
pengaruh kenalan saya. Dalam tempo enam jam dia memperkenalkan saya
pada setidaknya lima orang eksekutif senior yang bersama-sama
memiliki bawahan lebih dari 100.000 orang. Akan memakan waktu
bertahun-tahun untuk dapat berkenalan dengan mereka melalui usaha
saya sendiri.

Siapakah yang anda tahu saat ini yang memiliki jaringan yang baik dan
dapat memperkenalkan ke orang-orang yang berpikiran seperti mereka?
Ada kemungkinan besar bahwa kenalan-kenalan baru anda tersebut ingin
anda melakukan sesuatu untuk mereka seperti yang anda telah lakukan
untuk teman mereka.

115.      Gunakan Nama Pihak Lain (Name Dropping Can Work)
Pada sebuah riset awal saya tentang sebuah perusahaan yang saya incar
untuk dapat menjadi klien saya, saya tahu bahwa CEO perusahaan
tersebut sering menyebut perusahaan X sebagai rujukan. Dia mengagumi
segala hal tentang perusahaan X tersebut.

Kebetulan sekali perusahaan X adalah salah satu klien terbesar saya.
Jadi, berbekal informasi ini saya pergi bertemu CEO perusahaan
incaran saya tersebut dan secara "tak sengaja" saya menyebut nama
perusahaan X. CEO tersebut hampir jatuh dari kursinya saat saya sebut
perusahaan X dan kemudian bertanya apakah saya benar-benar mengetahui
perusahaan X.

Jawaban saya. "Tidak hanya sekedar tahu, ribuan staff dan pimpinan
mereka menghadiri seminar saya". Tanpa banyak kata, perusahaan
tersebut menjadi klien saya.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (25) -- Last

Subject: [sales-club] Tips Sales (25) -- Last
Date: Friday 13 August 2004 08:57
From: "paul_patty04"

Salam Sales

Kepada para member sales-club, ini merupakan tips sales terakhir dari
semua tips yang jumlahnya 125, tapi tenang saja, masih akan ada seri
tips sales lainnya coming soon

121.      Rencanakan Pekerjaan Anda dan Kerjakan Rencana Anda
Rencanakan pekerjaan anda dan kerjakan rencana anda adalah sebuah
ungkapan yang telah banyak membantu saya mencapai tujuan saya.
Sebagai contoh pada saat saya sedang menulis buku ini, saya tahu jika
saya dapat menulis lima tip per hari saya dapat menyelesaikan buku
ini dalam sebulan.

Pecah (break down) target anda dalam satuan-satuan kecil dan saksikan
bagaimana mereka mempermudah hidup anda.

122.      Ambil Nafas Dalam Dalam
Penasihat perkawinan mengetahui manfaat dari menghitung hingga
sepuluh saat sedang terjadi perselisihan. Hal in juga berlaku di
bisnis. Jika seorang klien menyerang anda karena dia merasa dicurangi
oleh anda, ambil nafas dalam-dalam sebanyak 10 kali dan dengarkan
mereka tanpa menyela sama sekali. Betapa menakjubkan perspektif yang
dapat anda raih dengan menjalankan teknik ini.

123.      Berjalan Perlahan Untuk Meraih Sukses
Meditasi dapat menjadi salah satu teknik terhebat yang dapat anda
gunakan untuk merealisasikan potensi penjualan anda sesungguhnya.

Berpikirlah dengan santai dan kosongkan dari berbagai hal yang
mengganggu anda, maka anda memberikan ruang bagi munculnya ide-ide
baru yang akan membangkitkan penjualan.

124.      Lihat Ke Depan, Jangan Ke Belakang
Singkirkan kartu pos-kartu pos lama dari pintu lemari es anda dan
gantikan dengan kartu pos tempat yang ingin anda tuju.

Posisikan tangan anda pada roda kemudi bukan pada kaca spion dalam
mobil anda.

125.      Penolakan itu Fantastis
Memperoleh penolakan dan mendengar kata "tidak" janganlah menjadi
akhir dari presentasi penjualan anda. Sebaliknya, menjadi sebuah
awal. Jika seorang klien memberikan kata tidak, atau dalam bahasa
penjualan mengungkapkan keberatan, itu berarti bahwa ada sesuatu yang
harus anda jelaskan lebih lanjut atau anda klarifikasi. Jika anda
dapat memberikan penjelasan yang memuaskan, anda akan memperoleh
penjualan tersebut. Jika anda pergi, tenaga penjualan berikut yang
lebih mengerti bagaimana seorang klien berpikir akan memperoleh
penjualan tersebut.

Salam Sales

Paul Patty

Tips Sales (24)

Subject: [sales-club] Tips Sales (24)
Date: Thursday 12 August 2004 09:08
From: "paul_patty04"

Salam Sales

116.      Stereotyping and Selling
Seperti halnya tenaga penjual menderita karena cap tertentu yang
melekat pada diri mereka, tenaga penjual pun kadang terburu-buru
memberikan cap tertentu pada klien mereka. Beberapa mitos yang ada
adalah:
"X      Kaum wanita sama sekali tidak mengerti mobil
"X      Kaum pria tidak tahu bagaimana cara memilih pakaian
"X      Tidak ada masalah untuk menggunakan umpatan pada klien pria
"X      Orang hanya akan menggunakan mobil yang sesuai dengan latar
belakang mereka.
"X      Anak muda sama sekali tidak menghargai nama mereka.
Lalu, apa sajakah mitos yang anda percayai? Orang terbaik untuk anda
tanyakan adalah pasangan anda. Dia telah mendengarnya berkali-kali
dan dapat membuatkan daftarnya untuk anda.
117.      Anda Juga Menjual di Kantor Anda Sendiri
Sangat mudah untuk melihat diri anda sebagai seorang tenaga penjual
saat anda akan menemui calon klien anda di ruang rapat. Tetapi apakah
anda sadar bahwa anda juga menjual di kantor anda sendiri?

Misalkan anda mengalami sedikit perselisihan dengan resepsionis
kantor tentang siapa yang seharusnya membersihkan dapur kantor. Lalu
misalkan lagi suatu saat ada telepon untuk anda dari seorang klien
penting yang ingin bicara dengan anda secepatnya. Apakah telepon
tersebut akan segera disambungkan pada anda? Saya meragukannya.

Dia dapat mengatakan pada klien penting anda tersebut bahwa anda
sedang tidak di tempat atau malah mengatakan bahwa nama anda tidak
terdaftar di kantor anda sendiri.

Untuk mememenangkan perang tidaklah harus selalu memenangkan
pertempuran (to win the battle is not to win the war).

118.      Berikan Konsesi Untuk Menutup Penjualan
Penjualan dan negosiasi adalah dua hal yang berjalan seiring sekata.
Negosiator ulung biasanya akan menempati posisi atas dari papan
penjualan karena mereka memahami kebutuhan konsumen dan dapat
memenuhinya.

Satu area yang sering digunakan oleh para negosiator ulung tersebut
adalah memberikan konsesi. Pada dasarnya memberikan konsesi adalah
melepaskan/merelakan beberapa keuntungan kita dengan tujuan
mengamankan penjualan.

Salah satu kalimat yang sering digunakan oleh negosiator ulung
adalah: ¡¨Jika saya dapat menjamin bahwa anda tidak akan dibebani
biaya pengiriman untuk 6 bulan pertama, apakah anda akan menjadikan
saya sebagai pemasok anda?¡¨ Misalkan saja biaya pengiriman tersebut
sebesar Rp 6.000.000, maka itulah konsesi yang anda berikan kepada
klien anda untuk memperoleh kontrak jangka panjang yang bernilai
milyaran rupiah tersebut.

Konsesi apakah yang dapat anda berikan untuk mengamankan penjualan
anda?

119.      Ciptakan Dewan Penasihat Anda Sendiri
Penjualan (sales) adalah industri yang sepi. Dengan kondisi yang
terisolasi kemungkinan anda melakukan penyimpangan cukup besar
dibandingkan jika anda bekerja di sebuah lingkungan kantor dimana
anda akan mendapatkan umpan balik secara rutin.

Tetapi tidak harus seperti itu. Anda dapat menciptakan dewan
penasihat anda sendiri dimana anda dapat bertemu secara rutin.
Sekarang tuliskan 5 orang yang anda tahu dapat anda percayai dan
dapat anda mintai pendapat.

Seperti layaknya dewan komisaris sebuah perusahaan, mereka akan dapat
memberikan umpan balik dan nasihat agar anda tetap dapat berada pada
arah yang benar.

120.      Tidak Ada di Anggaran
Jika seorang calon klien mengatakan pada anda, ¡¨Belum dianggarkan¡¨
atau ¡¨Tidak dianggarkan¡¨ sebenarnya mereka mengatakan bahwa mereka
belum cukup yakin dengan anda.

Salam Sales

Paul Patty

Tuesday, June 07, 2005

Minta saran....mau buka usaha warnet.

Subject: Re: [asosiasi-warnet] Minta saran....mau buka usaha warnet.
Date: Monday 16 February 2004 13:36
From: Wahyu
To: asosiasi-warnet@yahoogroups.com

On Monday 16 February 2004 11:39, Richard Bennet wrote:
> karyawan warnet saya dulu aja ternyata masih bangkrut, apalagi gak pake
> teori panduan utk praktek itu tuh...hik..hiks. "Catat semua yg akan di
> kerjakan/ dijadiin aturan main & kerjakan aturan main atas yg telah di
> catat"

Ini nih kayaknya patokan kalau implementasi ISO, tulis apa yang dikerjakan,
kerjakan apa yang ditulis...
Bagian ini bagian operasi....
Kalau 3C STP 4P bagian dari Marketing...

Biasanya sih, orang mulai usaha yang dikerjain pertama marketing/sales lebih
dulu, begitu udah mulai jualan, langkah berikutnya ngerjain bagian operasi..
Kelar punya produk bagus ada yang beli mulai deh keuangan di lihat, keuangan
udah OK yang paling sial paling belakang adalah benahin SDM...
Emang nggak selalu urut, kadang juga cara-cara ini sangat bergantung dari
background pengusahanya....
Kalo background teknikal biasanya yang digeber atau diutak-atik bagian
operasi dulu, dengan alasan kalau produk nggak bagus gimana bisa jual, kalo
background keuangan nah laporan duluan yang diutak-atik, bilangnya "nih cash
flow indikator kegiatan usahanya beres atau nggak", kalau tadinya sales
pasti yang diduluin gimana cara ngejual secara cepat, sayangnya jarang
sekali yang berlatar belakang SDM jadi pengusaha, belum kebayang gimana
caranya ngeduluin SDM sebelum kegiatan lain...

Bidang-bidang itu jangan dipisahin satu sama lain, semuanya ada
keterkaitannya, pemisahan yang dilakukkan disini cuman untuk mempermudah aja
jadi view problem jadi lebih mudah...

Model untuk membesarkan  sebuah usaha(produk) cuman ada 2 macam, mencari
pelanggan baru, biasanya susah dan makan banyak energi, satu lagi
memperbesar konsumsi, ini lebih mudah (walupun nggak gampang-gampang
banget), model warnet mestinya sih memperbesar konsumsi, dimana kebanyakan
dari pengusaha warnet cenderung orang teknikal, lebih semangat memperhatikan
servis lebih kepada pelanggan yang udah ada, sehingga mau memakai lebih
banyak. (inga-inga ini cuman kecenderungan)

Kalau iseng dilihat dari produk lifecycle, bisnis warnet (yang bener-bener
warnet, buka lokasi, investasi komputer berapa biji) menurut penilaian saya
pribadi udah declining. Produk life cycle bentuknya, intruduction, growth,
mature, declining. Yang sekarang sisa, ya, yang paling effisien aja, dan
didukung faktor lain misalnya lokasi, kemampuan daya beli dll.
Bentuk yang mungkin akan berkembang mestinya sih kombinasi warnet dengan
RT/RW net dengan tambahan layanan, misalnya chating antar user (voice, video
text), game online lokal, dll, tapi tetap ada cumannya, bisa dicek ulang
dengan melakukan 3C STP 4P, kira-kira dimana mentoknya...

>  Nb: salah satu teori yg terkini dari saya khusus utk usaha warnet ini(tp
> saya sendiri blm bisa implementasikan krn blm ada modal...hik..hiks..)
> adalah, kalo pilih provider yg pake infrastruktur fibre optic(tv cable) dg
> fix chargenya yg murah itu atau pake wireless yg fix chargenya mahal itu
> tapi di share dg warnet2 terdekat spy jd murah.(Konsultasi tuh ama om
> Didien/Pataka, ato om Onno) Trus pake billing system yg bener...

hehehe typical orang operasional ...

>  ----- Original Message -----
>  From: "Boylondo" <boylondo@softhome.net>
>  Date: Fri, 13 Feb 2004 12:45:28 +0700
>  To: asosiasi-warnet@yahoogroups.com
>  Subject: Re: [asosiasi-warnet] Minta saran....mau buka usaha warnet.
>
>  >
>  > 2. Memang ini cuma sebuah maling list, yang cuma bisa beriteraksi
> dengan > tulisan. Dimana "tulisan" itu adalah "teori" bukan aktifitas
> kerja > (kegiatan). Walaupun ada tulisan yang mendetail langkah2 atau
> cara2 > detail sebuah kerja, tetap aja itu teori. Namun tentu saja teori
> yang > (mudah2an) membawa kita kepada praktek.

secara perhitungan kasar teori kemungkinan besar maksimum berperan cuman
30%-an. Yang paling penting setelah ada teorinya adalah implementasi,
kalaupun udah implementasi, control/feedback menjadi penting. Di warnet,
mengenali pengunjung, ngobrol dengan pengunjung, dst-nya menjadi hal
penting. Kalau terjadi penurunan pengunjung akan kelihatan sebabnya dimana,
juga jadi tahu kira-kira akan bertahan nggak ya kedepannya, jangan sampai
tiba-tiba ambruk karena nggak ngelihat sekitar. Jadi feedback/control
menjadi hal yang penting setelah implementasi, kali aja juga bisa
memperpanjang Produck life cycle...

Ohya.... tulisan saya diatas juga CUMAN TEORI  ;-)

Minta saran....mau buka usaha warnet.

Subject: Re: [asosiasi-warnet] Minta saran....mau buka usaha warnet.
Date: Friday 13 February 2004 11:53
From: Wahyu
To: asosiasi-warnet@yahoogroups.com

On Thursday 12 February 2004 14:58, apiks wrote:
>  Halo temen2,
>  Saya mau buka usaha warnet di rumah.
>  Saya minta saran dan inputan dari temen2 yg udah prof di bidang ini,
>  agar usaha saya tidak sia-sia dan bisa berkembang.
>  Terimakasih sebelumnya atas jawabannya.
>  Salam,
>
>  Apik S

Pakai metoda marketing sederhana 3C STP 4P
3C company costumer competitor
Company : kemampuan anda sendiri bagaimana, seberapa besar/ kuat kemampuan
teknis dan keuangan..
Costumer : siapa calon pelanggan potensial di daerah anda, atau sekitar
rumah, karakteristiknya kalau warnet, tidak buta huruf, ngerti pentingnya
informasi, kemampuan keuangan dsb-nya, istilah kerennya market research.
Competitor: ada nggak saingan di sekitar situ, kalau ada sebaiknya dilihat,
dateng kesana, berapa sewa sejam, dsbnya, bahasa jawanya market intelegent..

Udah dilakukan 3 itu jalan deh ke STP (Segmentasi, Targeting Positioning)
Bagi pasarnya jadi segment-segment, dari segment itu pilih yang jadi target
yang mana, setelah dapet targetnya gimana kita mengenalkan diri ke pelanggan
sebagai apa (posisinya apa, pure warnet, campuran warnet, game center, atau
multi purpose include juga sebagai tempat training)

Kelar ngelakuin itu baru deh jalan ke 4P (product, price, promotion, place)
Product, jelas lah warnet sebagai pusat informasi, atau kalau bentuk lain
yang kasih deh produknya apa...
Price, harga hal yang  sensitif, setiap orang punya perhitungan sendiri,
termasuk asumsi-asumsi yang nggak bisa sama setiap orang
Promotion, jelas setiap usaha baru butuh promosi, paling murah nggak modal
duit adalah mulut ke mulut, naik dikit yang kasih selebaran deh ke sekitar
pakai photocopy atau brosur sederhana..
Place, kadang bisa juga dianggap distribusi, kalau warnet ya masalah lokasi
dimana, kalau misalnya di perumahan, apakah mau konvensional dengan satu
tempat dengan banyak PC atau modal PC server, disebar ke tetangga (RT/RW
net), atau merupakan kombinasi

Diatas cuman standard guideline, yang seharusnya setiap marketing tahu,
detailnya bisa sangat berbeda dalam implementasi..

Mungkin banyak yang bilang koq ruwet banget, atau kalo dihitung kayaknya
nggak jalan, atau ada yang bilang jalan aja dulu baru dilihat, itu mah
bebas-bebas aja...

Ada hal lain yang juga harus diperhatikan, low cost , deffrentiation,
focus...

Low cost, dari awal udah dirancang efisiensi, jadi biaya yang dikeluarkan
serendah-rendahnya, walaupun bukan berarti harga jual juga harus murah.
Kalau memang sudah ada standard harga dengan low cost dibandingkan saingan
berarti anda untung lebih banyak.

Differensiasi, harus ada yang membedakan anda dengan pesaing sehingga
pelanggan lebih memilih anda dibandingkan pesaing, kalau nggak ada perbedaan
dengan pesaing, sedangkan supply lebih besar dari demand yang ada perang
harga deh...

Focus: konsentrasi ke bidang itu, cari inovasi, pengetahuan harus
ditingkatkkan terus, kenali produk dengan baik, sehingga bisa kasih service
ke pelanggan dengan baik...

Apakah low cost, diffrensiasi atau focus bisa jalan bersama ?? kadang nggak
juga, kadang harus memilih salah satu, contoh difrensiasi ada biayanya,
misalnya pakai AC dan tidak pakai AC khan ada biaya tambahan, yang bikin
costnya nggak bisa serendah tanpa pakai AC...

Moga-moga berguna dan minta maaf semua di atas CUMAN TEORI   !!!!

Streaming Video dengan VLC

Subject: [asosiasi-warnet] Streaming Video dengan VLC
Date: Wednesday 24 December 2003 12:12
From: Wahyu

Hi all...
Nyetel VCD atau DVD di komputer sudah biasa..
Beberapa hari terakhir ini saya sedang coba-coba streaming video..
Setelah googling pada akhirnya saya mencoba Video LAN..
Video LAN terdiri dari 2 macam software yaitu VLS (Video Lan Server) dan VLC
(Video LAN Client)..
Saya mencoba yang versi Linux, versi Windows juga tersedia jangan kawatir...
VLS hanya tersedia source code, karena masih versi percobaan dokumentasi
juga nggak terlalu komplit. VLS ini dirancang untuk resource minim, Pakai
pentium 1 juga bisa. Tidak ada GUI, semuanya pakai console, file yang
dibutuhkan juga kecil, operasionalnya ribert...
Perintah yang ada kebnyakan untuk streaming DVD, saya cuman bisa streaming
File, ketika mencoba streaming VCD nggak bisa-bisa...
Capek dengan VLS akhirnya coba VLC

Pertama kali pakai VLC saya cobanya dengan tar.gz, (OS yang  saya pakai SuSE
9.0). Udah compile capek, pada saat terakhir compile VLC-nya error terus,
capek dengan error, akhirnya download yang rpm untuk redhat..
Dipaksa aja install dengan menggunkan YAST akhirnya semuanya bisa berjalan
(hebat juga tuh SuSE mau aja pakai rpm-nya RedHat)

VLC walaupun sebagai client ternyata bisa juga menghasilkan streaming
Video.. Dari terminal (console) tinggal ketik VLC, langsung muncul GUI VLC..
Saya mencoba dengan VCD (maklum drive-nya cuman ada CDROM bukan DVD),
masukin aja CD VCD ke tray CDROM..
Dari Menu VLC tinggal buka yang Open Disc, dibagian bawah ada stream output,
clik mark di depan stream output, kemudian masuk ke setting...
Disini ada pilihan HTTP atau UDP dan yang lain-lain.... silahkan coba
sendiri..
Untuk UDP sebaiknya pakai address multicast (class D tcp/ip di 224.x.x.x
sampai 239.x.x.x)
Klik OK semua, streaming sudah berjalan...
Untuk client di linux ada 2 macam, pakai VLC itu sendiri sebagai client atau
pakai kaffeine..
Sedangkan untuk windows sampai saat ini baru bisa pakai VLC yang under
windows...
Cara client connect gampang juga...
Jika sreaming http, untuk VLC tinggal tinggal buka HTTP-nya kalau pakai port
ketik aja http://192.168.0.34:1234 (server di alamat 192.168.0.34 dengan
port 1234)
Kalau pake yang UDP di sisi Client buka udp://@224.1.1.1:1234
Untuk client dengan kaffeine cara yang sama dengan client menggunakan VLC
dibagian open URL

Percobaan saya belum mengukur bandwidth yang dipakai, kalau untuk LAN
sebearnya nggak ada masalah, bisa di set berapa bandwidth yang dipakai..
Yang pasti dengan streaming ini jumlah client tidak berpengaruh dengan
bandwidth yang dipakai, jadi 1 client atau 10 client jumlah bandwitdth tetap
sama.

Selamat mencoba semoga bisa menjadi nilai tambah untuk layanan Warnet atau
RT/ RW net...

Friday, June 03, 2005

How to Get Rich by Donald Trump


Subject: [manajemen] [Book Review] How to Get Rich by Donald Trump
Date: Wednesday 01 June 2005 21:07
From: "togap_siagian"

Donald Trump. Mendengar nama ini, umumnya orang teringat pada sosok
dengan rambut yang aneh dan tampang yang serius. Selain itu, dia juga
mengingatkan pada sosok pengusaha konstruksi yang sangat sukses.
Ditambah lagi dengan keterlibatannya sebagai juri pada acara TV "The
Apprentice" yang selalu memecat salah satu peserta di akhir setiap
seri. Sukses. Menarik. Dan tentunya sangat kaya.

Tapi ternyata Donald Trump pernah merasa menjadi orang yang jauh
lebih miskin dari seorang gembel di pinggiran jalan di Manhattan. Ini
yang dirasakannya saat hutangnya yang sekitar $90 milyar telah jatuh
tempo dan gagal dibayar. Donald melihat seorang pengemis dan
berpikir,"Dia lebih kaya $90 milyar dibanding diriku". Tapi kemudian,
dengan kepiawaiannya bernegosiasi dan kehandalannya dalam membina
hubungan interpersonal, Donald berhasil membayar hutang-hutangnya.
Bukan hanya itu, Donald bahkan menjadi lebih kaya lagi dengan aset
properti yang tersebar dari New York di ujung timur ke California di
ujung barat.

Cerita - cerita sukses dan getir inilah yang mewarnai buku "How to
Get Rich" karangan Donald Trump bersama dibantu Meredith McIver. Buku
ini dipenuhi dengan ide-ide dari Donald Trump tentang apa yang telah
dilakukannya untuk menjadi Donald Trump sekarang. Anda dapat
mengetahui apa yang telah dilakukan Donald untuk mengembangkan bisnis
yang diterimanya dari orang tuanya dahulu menjadi jauh elbih besar.

Salah satu hal yang menarik dari Donald Trump adalah keberhasilannya
menciptakan merek diri, atau yang sering dikenal dengan personal
branding. Branding yang dilakukannya atas dirinya sendiri sangat
berhasil sehingga setiap properti yang memasang nama Trump menjadi
properti yang bernilai sangat tinggi dan diperebutkan oleh para
milyarder dunia. Contohnya, sebuah bangunan di pusat kota Manhattan
yang dibelinya dari sebuah perusahaan perkeretaapian yang tidak mampu
membayar hutang dikembangkannya menjadi bangunan kantor dan
apartemen. Dengan intuisinya yang tajam dan nama besarnya, Trump
berhasil membuat bangunan tersebut menjadi aset yang sangat mahal
dengan keuntungan berlipat ganda dibanding harga pembeliannya.

Trump juga mengajarkan pentingnya memperhatikan kualitas dari
karyawan kita. Menggemakan apa yang telah banyak dianjurkan oleh
pakar-pakar manajemen dunia, Trump menasehatkan agar para manajer
tidak memberikan toleransi dalam hal memilih karyawan. Baginya ini
sangat penting. Trump menasihatkan agar setiap pemimpin benar-benar
berusaha untuk mencari karyawan yang terbaik bagi setiap posisi,
karena pada akhirnya pemimpinlah yang akan merasakan keuntungan (atau
kerugian) dari kualitas karyawan yang telah dipilihnya. Karenanya,
bagi Trump, salah satu tugas utamanya adalah memastikan bahwa proses
seleksi dan rekruting berjalan dengan baik.

Selain dari butir-butir manajemen dan kepemimpinan, dalam "How to Get
Rich" Trump juga menceritakan apa yang dilakukannya dalam satu
minggu....

Baca selanjutnya di http://leadershipinfo.blogspot.com.

Pemimpin Adalah Pelaku (Peter F. Drucker, A NewParadigm of Leadership)


Date: Thursday 02 June 2005 16:19
From: "Mohamad Yunus, Mr"

PEMIMPIN ADALAH PELAKU
Peter F. Drucker

Di atas segalanya, pemimpin bertindak sebagai pelaku, dan mereka
melakukan
satu hal yang dapat mereka melakukan dengan sempurna, yaitu membuat
perbedaan.

Selama bertahun-tahun, saya berdiskusi dengan puluhan, bahkan mungkin
ratusan, pemimpin mengenai peran, saran-saran dan kinerja mereka. Saya
telah
bekerja dengan perusahaan manufaktur raksasa dan perusahaan kecil,
dengan
organisasi yang mencakup seluruh dunia. Saya telah bekerja dengan
sejumlah
eksekutif yang luar biasa cerdas dan sejumlah kecil yang biasa-biasa
saja,
dengan orang yang pandai berbicara soal kepemimpinan, dan dengan
orang-orang
yang tampaknya tidak pernah memikirkan diri mereka sebagai pemimpin atau

setidaknya jaranb berbicara soal kepemimpinan.

Pelajaran yang muncul jelas sekali. Pertama, adalah mungkin ada
"pemimpin
yang dilahirkan", namun jumlahnya terlalu sedikit untuk diandalkan.
Kepemimpinan harus dipelajari dan dapat dipelajari. Namun, pelajaran
besar
kedua adalah bahwa "kepribadian kepemimpinan", "gaya kepemimpinan", dan
"sifat kepemimpinan", sesungguhnya TIDAK PERNAH ADA. Di antara sekian
banyak
pemimpin efektif yang pernah saya temui dan bekerja sama selama setengah

abad ini, sebagian mengunci diri di dalam kantor dan yang lainnya
bergaul
secara berlebihan. Sebagian (walaupun tidak banyak) adalah "orang yang
baik
hati", dan yang lainnya merupakan penganut disiplin yang keras. Sebagian

bertindak cepat dan spontan; yang lainnya berulang kali mempelajari
berbagai
hal sehingga butuh waktu lama untuk mengambil keputusan. Sebagian
bersikap
hangat; yang lainnya tetap menjaga jarak. Sebagian segera membicarakan
keluarga mereka; yang lain tidak pernah menyinggung apa pun selain tugas

yang tengah dikerjakan.

Sebagian pemimpin sangat membosankan - meski hal ini tidak mempengaruhi
kinerja mereka. Sebagian lagi berupaya menghilangkan jejak mereka ketika

terjadi kegagalan - itu juga tidak mempengaruhi kinerja mereka sebagai
pemimpin. Sebagian menjalani kehidupan pribadi yang sangat sederhana,
bagaikan pertapa di padang gurun; yang lainnya suka pamer, suka mencari
kesenangan dan terang-terangan menyebutkan hal itu pada setiap
kesempatan.
Sebagian adalah pendengar yang baik, namun di antara pemimpin yang
paling
efektif yang pernah bekerja dengan saya, ada juga beberapa orang
penyendiri
yang hanya mendengarkan suara hati mereka sendiri.

Satu-satunya sifat kepribadian yang sama-sama dimiliki pemimpin yang
pernah
saya jumpai adalah sesuatu yang tidak mereka miliki: mereka TIDAK
memiliki
KARISMA dan sedikit sekali yang menggunakan istilah itu maupun maknanya.

EMPAT HAL YANG HARUS DIKENALI

Semua pemimpin efektif yang saya jumpai, baik yang bekerja sama dengan
saya
maupun yang semata-mata saya amati, mengetahui empat hal sederhana:

1--Satu-satunya definisi dari seorang pemimpin adalah seseorang yang
memiliki pengikut. Sebagian orang adalah pemikir. Sebagian lain adalah
nabi.
Kedua peran itu penting. Namun, tanpa pengikut, tidak ada pemimpin.

2--Seorang pemimpin yang efektif bukanlah seseorang yang disukai atau
dikagumi. Ia adalah seseorang yang pengikutnya melakukan hal yang tepat.

Kepopuleran bukanlah kepemimpinan. Hasil adalah kepemimpinan itu.

3--Pemimpin sangat terlihat jelas. Oleh karena itu, mereka memberikan
teladan.

4--Kepemimpinan bukanlah masalah peringkat, hak istimewa, gelar, atau
uang.
Kepemimpinan adalah tanggung jawab.

Terlepas dari keragaman yang nyaris tanpa batas dengan menghormati
kepribadian, gaya, kemauan, dan minat, pemimpin efektif bertingkah laku
sangat mirip seperti ini:

a--Mereka tidak memulai dengan pertanyaan, "Apa yang saya inginkan?"
Mereka
memulai dengan bertanya, "Apa yang perlu saya lakukan?"

b--Kemudian mereka bertanya, "Apa yang dapat dan harus saya lakukan
untuk
membuat perbedaan?" Hal ini harus merupakan sesuatu yang perlu dilakukan

sekaligus sesuai dengan kekuatan sang pemimpin dan gayanya yang paling
efektif.

c--Mereka selalu bertanya, "Apa misi dan sasaran organisasi? Apa yang
membentuk kinerja dan hasil dalam organisasi ini?"

d--Mereka sangat mentoleransi keragaman orang-orang dan tidak mencari
jiplakan yang sama dengan diri mereka sendiri. Bahkan jarang sekali
mereka
bertanya, "Apakah saya menyukai orang ini atau tidak?" Namun, mereka
sepenuhnya, dengan keras, tidak bertoleransi jika hal itu menyangkut
kinerja, standar, dan nilai yang dianut seseorang.

e--Mereka tidak takut akan kekuatan rekan-rekan mereka. Mereka bangga
akan
kekuatan itu. Entah mereka pernah mendengarnya atau tidak, moto mereka
adalah semua hal yang ingin dicantumkan oleh Andrew Carnegie di atas
batu
nisannya: "Di sini terbaring seseorang yang menarik orang-orang yang
lebih
baik daripada dirinya untuk bekerja padanya."

f--Mereka memastikan bahwa orang yang mereka lihat di dalam cermin pada
pagi
hari adalah jenis orang yang mereka inginkan. Dengan jalan ini mereka
melindungi diri dari godaan terbesar yang dihadapi oleh seorang
pemimpin:
melakukan berbagai hal yang populer daripada yang tepat, dan melakukan
hal-hal yang kurang penting, biasa-biasa, dan bermutu rendah.

g--Akhirnya, pemimpin efektif bukanlah pengkhotbah, mereka adalah
pelaku.
Pemimpin efektif mendelegasikan banyak hal baik. Mereka harus
melakukannya
atau mereka akan terbenam dalam setumpuk hal remeh. Namun, mereka tidak
mendelegasikan satu hal yang dapat mereka lakukan dengan sempurna;
satu-satunya hal yang akan membuat perbedaan, satu hal yang akan
menetapkan
standard, satu hal yang ingin orang-orang kenang dari mereka. Mereka
melakukannya.

Tidak masalah anda bekerja di organisasi seperti apa; anda akan
menemukan
peluang untuk belajar mengenai kepemimpinan dari semua organisasi, baik
itu
pemerintah, swasta, dan nirlaba.

Saya menantang anda untuk bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan di
dalam
organisasi saya yang akan benar-benar membuat perbedaan? Bagaimana saya
dapat sungguh-sungguh menetapkan teladan?"

Saya juga berharap bahwa di kemudian hari anda akan melakukannya.

(Disadur dari: Peter F. Drucker, Pemimpin Adalah Pelaku. Buku: A New
Paradigm of Leadership, Editor: Ken Shelton. Penerbit: Elexmedia
Komputindo)

Salam,

Mohamad Yunus
HR Manager
PT Widatra Bhakti
Wisma Tugu Raden Saleh 6th Fl.
Jl. Raden Saleh No. 44
Jakarta 10330
Indonesia

Thursday, June 02, 2005

Bandwidth murah untuk pendidikan.

Ada gosip (karena masih samar-samar) Diknas konon memakai teknologi ini untuk mendistribusikan materi-materi pendidikan yang sudah dibeli copyright-nya

Mudah-mudahan gosip tersebut benar


Latar Belakang
Kebutuhan akan informasi semakin lama semakin tinggi. Internet adalah bentuk
informasi yang tersedia diseluruh dunia dan saling berhubungan satu dengan
yang lain. Sementara itu di Indonesia negara dengan banyak kepulauan dan
dengan wilayah yang sangat luas membuat. Ketersediaan informasi di setiap
daerah menjadi sangat sulit dijangkau. Dunia pendidikan juga mengalami hal
yang sama. Distribusi informasi menjadi kendala utama. Silabus, materi
pengajaran pada beberapa daerah menjadi sulit dan tertinggal.
Untungnya informasi yang dibutuhkan tersebut tidak selamanya harus dua arah.
Dari pemantauan kondisi pengaksesan internet secara umum lebih banyak yang
menerima dibandingkan yang mengirim. Karakteristik internet di Indonesia
adalah jauh lebih besar menerima daripada mengirim. Hasil ini menunjukan
kemungkinan penyediaan informasi satu arah saja. Informasi ini disebarkan
secara serentak ke banyak titik secara sekaligus. Untuk kondisi ini
penyebaran informasi yang mudah, relatif murah, cepat akan menjadi kebutuhan
yang didambakan dunia pendidikan. Solusi yang ditawarkan dalam makalah ini
adalah untuk mengurangi kesenjangan dari pengiriman informasi ke seluruh
daerah di Indonesia.

Produk
Pada umumnya berita yang dibutuhkan adalah satu arah dan ada kecenderungan
untuk mendapatkan berita dari tempat yang sama. Dari karakteristik ini salah
satu alternatif adalah penyampaian data secara sekaligus ke banyak titik.
Walupun ada beberapa kekurangan, tetapi aspek penyampaian informasi secara
cepat dapat dicapai. Sedangkan kategori murah hanya bisa dipakai jika jumlah
pemakai mencapai titik tertentu. Metoda penyebaran yang dipakai adalah oneway
dvb dikombinasikan dengan multicast.
Data yang akan dikirimkan di tampung semuanya ke sebuah system yang nantinya
akan memancarkan secara sekaligus ke banyak titik tersebut

Prospek Bisnis
Secara umum untuk pendidikan lebih banyak aspek sosial dibandingkan murni
secara bisnis. Keuntungan yang akan dicapai mungkin tidak akan terlalu besar,
tetapi efek yang ditimbulkan jauh lebih besar dari pada bisnis untuk
menjalankannya. Efek dari percepatan informasi akan mampu meningkatkan
performa dari dunia pendidikan.
Penyelenggaran dari one way DVB dikombinasikan dengan multicast bisa merupakan
badan usaha sendiri, VSAT provider, atau oleh badan negara penyelenggara
pendidikan. Ada 3 pihak yang akan dilibatkan dari penyelenggaraan ini:
Penyedia isi, VSAT provider, dan pemakai.
Dengan system seperti ini, maka jumlah pengguna akan sangat menentukan tingkat
ekonomis yang akan dicapai. Semakin besar jumlah pengguna maka biaya yang
dikeluarkan oleh user akan semakin kecil.

Dalam bentuk penyediaan bandwidth murah untuk pendidikan, dibentuk sebuah
badan yang akan menfasilitasi penyedian bandwidth murah ini. Badan ini akan
menampung content yang didapat dari pusat lembaga pendidikan dan akan
menyebarkan kepada yang membutuhkan. Dengan bentuk seperti ini maka
penyampaian data bisa bersatu dan dapat disalurkan dengan efisien.

Perkiraan perhitungan biaya

Operasional dari badan ini terdiri dari:
Biaya ruangan dan biaya operasinal sehari-hari
Biaya komunikasi

Biaya komunikasi meliputi
Biaya dari penyedian isi sampai ke Badan
Biaya dari badan ke tempat penyedia layanan VSAT
Biaya penyewaan bandwidth Vsat yang terpakai.

Perkiraan biaya ruangan dan biaya sehari-hari
Biaya sewa ruangan Rp. 15 juta sebulan
Biaya pelaksana operasional terdiri dari 10 orang @ Rp. 3.000.000,- total Rp
30.000.000,- sebulan
Perangkat keras dan lunak yang diperkirakan total seharga Rp. 120.000.000,-
yang terdepresiasi selama 2 tahun, sebulan Rp. 5.000.000,-
Total perkiraan biaya operasional sehari-hari selama sebulan Rp. 50.000.000,-

Biaya komunikasi meliputi:
Biaya dari penyedia isi ke badan, diharapkan ditanggung oleh penyedia isi
Biaya dari badan ke tempat penyedia VSAT 128 kbps dengan perkiraan biaya
sebual Rp. 8.000.000,-
Biaya dari Bandwidth satelite untuk multicast $ 2000 perbulan dibulatkan Rp.
20.000.000,- perbulan
Total Biaya komunikasi Rp. 28.000.000,- perbulan

Total keseluruhan Biaya Operasinal perbulan Rp. 78.000.000,-

Jika setiap titik dikenakan biaya perbulan sekitar Rp. 500.000,- untuk
mencapai titik impas maka akan dibutuhkan sejumlah 156 titik.

Jika diperkirakan dalam 1 bulan bisa mendapatkan 10 pelanggan baru atau titik
maka operasional dalam 2 tahun baru mencapai titik yang mulai menguntungkan.

Alternatif pembiyaan

Pembiyaan di tanggung langsung oleh penyedia materi. Dalam hal ini penyedia
materi akan dikenakan biaya sesuai dengan pemakaian. Pemakaian ini bisa
diperhitungkan dari jumlah materi yang akan disampaikan atau berdasarkan
biaya tetap setiap bulannya. Dengan pembiayaan yang ditanggung oleh pemberi
materi maka biaya yang ditanggung oleh penerima bisa diambil langsung oleh
penyelenggara penyedia materi, atau semua ditanggung oleh penyedia materi.

Untuk penyedia materi, bisa mendapatkan tambahan dari iklan-iklan yang akan di
masukan dalam materi tersebut. Basis biaya iklan ini bisa diperhitungkan dari
jumlah user yang terangkum dalam program ini.

We will we will rock you

Buddy you’re a boy make a big noise
Playin’ in the street gonna be a big man some day
You got mud on yo’ face
You big disgrace
Kickin’ your can all over the place

We will we will rock you
We will we will rock you

Buddy you’re a young man hard man
Shoutin’ in the street gonna take on the world some day
You got blood on yo’ face
You big disgrace
Wavin’ your banner all over the place

We will we will rock you
We will we will rock you

Buddy you’re an old man poor man
Pleadin’ with your eyes gonna make you some peace some day

You got mud on your face
You big disgrace
Somebody better put you back in your place

We will we will rock you
We will we will rock you

Dasar Marketing dikehidupan sehari-hari


Marketing ceritanya cuman sekitar 3C STP 4P
3C Costumer, Competitor, Company
Kalau dalam kehidupan sehari hari company bisa diibaratkan pengenal diri
sendiri, Competitor bisa diibaratkan temen kantor atau temen main yang punya
kemampuan sama, sedangkan Costumer anggap aja siapa sih yang kita servis.
Pada umumnya yang pertama kali dilakukkan adalah pengenalan diri sendiri, kita
mesti tahu apa kekuatan kita, apa kelemahan kita, kemudian ada faktor
eksternal, misalnya kondisi kantor, atau kampus, lokasi rumah, orang tua,
inipun kebagi yang satu ngedukung sedangkan satu lagi hambatan. Bahasa
kerennya analisa ini disebut SWOT (Strength, Weakness, Opertunities, Threat).
Kadang secara nggak sadar ini udah dilakukan, mungkin lebih baik lagi kalau
ditulis jadi lebih gampang analisanya.
Consumen anggep aja pihak yang dilayani. Di kerjaan bisa aja consumen berbagai
macam bisa orang yang bener-bener konsumen atau bisa juga mesin. Prinsip
dasar di marketing: konsumen adalah raja. Dalam dunia kerjapun secara nggak
sadar kita selalu mengerjakan yang terbaik untuk pekerjaan kita. Kalau
konsumen bener-bener real nggak usah dibahas deh. Udah kelihatan kalau
mengabaikan konsumen bos bakalan marah. Misalnya kamu sebagai montir motor,
nah anggep aja motor tuh sebagai kostumer, pasti diperbaiki dengan
sebaik-baiknya, kalau cuma setengah-setengah mah bisa didampart bos karena
motor tuh rusak lagi, atau sebagai programer, anggep aja software yang dibuat
sebagai konsumen, pasti dibuat sebaik mungkin dengan bug sesedikit mungkin.
Dalam hal ini survey terhadap konsumen selalu diperlukan. Dengan survey ini
bisa ketahuan kebutuhan konsumen. Istilah gayanya adalah market research
(riset pasar). Dengan riset pasar ini diharapkan apa yang kita kerjakan
sesuai dengan kemauan konsumen dan konsumen mau memakainya (kalau dalam
bentuk barang mau bayar).
Competitor, adalah pesaing kita. Kalau dalam dunia kerja kompetitor bisa jadi
rekan sekerja. Dengan adanya kompetitor setidaknya ada persaingan antara
rekan. Dalam dunia nyata adalah perbandingan antara monopoly dan persaingan
bebas. Dalam monopoly ada kecenderungan ineffiensi karena tidak adanya
pembanding. Sedangkan pada persaingan bebas setiap peserta akan berbuat
seefisien mungkin untuk bisa survive di pasar. Jaman sekarang memusuhi
kompetior udah nggak model. Ada istilah coopetitor yang berarti Corporatif
dan Competitor, yang mensyaratkan bekerjasamalah dengan kompetitor. Dalam
dunia nyata walaupun ada persaingan dengan rekan kerja, tetapi jauh lebih
baik diajak kerjasama dibandingkan memusuhipesaing tersebut.kadang kita
mengetahui kemampuan pesaing kita. Kata keren untuk ini adalah market
intelejen. Konotasinya bukan seperti agen rahasia di film. Kadang lebih
sederhana dan jauh lebih efektif dan yang pasti legal. Sebagai contoh dengan
mengunjungi web site maka bisa diperkirakan apa saja kemampuan perusahan
tersebut. Web site sebagai sarana promosi bermata dua juga sebagai sasaran
market intelejen. Web site tersebut bisa dianalisa untuk mengetahui kemampuan
dari perusahaan, pelanggan, kemampuan, kunggulan technology. Dalam dunia
nyata kadang ini secara nggak sadar dilkuukan terhadap rekan kerja. Melihat
kemampuan rekan kerja dan membandingkan dengan diri sendiri merupakan salah
satu dari market intelejen.

Market research dan market intelejen kadang menjadi satu dalam praktek
dilapangan. Misal anda kerja di rinso, pada saat tanya ke warung berapa
banyak rinso kejual, berapa banyak total jualanya, merk lain apa saja. Dari
sini langung diketahui beberapa tingkah laku konsumen, misalnya diterjent
yang umumnya dipakai, alasan pemilihan diterjent, pada saat yang juga
diketahui berapa persen penetrasi rinso di pasar, siapa saja pesaing, kenapa
musuh bisa lebih unggul. Walaupun ada kemungkinan di warung lain memeperoleh
hasil yang berbeda tetapi ada kecederungan hasil akan hampir sama.

3C tersebut bisa digambarkan sebagai sebuah segitiga yang saling berhubungan.
Berdasarkan 3 C tersebut maka kemudian dilakukan STP (Segmentation, Targeting
Positioning). Segmentasi adalah membagi pasar menjadi golongan-golongan.
Pengolongan tersebut makin banyak makin baik karena nantinya akan bisa
mencapai target yang lebih mendetail. Segmentasi bisa bermacam-macam dan
ditentukan sendiri. Segmentasi bisa berdasarkan: geografi, umur, kelamin,
besarnya perusahaan, bentuk organisasi atau bentuk lain. Contoh dalam produk
silet, gillete mengeluarkan produk gillete II, dengan kisaran harga 30 ribu
rupiah ke atas, dlam hal ini jika segementasi berdasarkan kelamin, maka
Fillete masuk targetingnya masuk dibagian pria, sedangkan dengan harga 30
ribu rupiah ketas, maka bisa digolongkan masuk ke segmen menengah atas,
karena untuk golongan menengah bawah bisa memakai silet yang berharga 5
ribuan, secara kasar Gillete II ini dalam targetingnya adalah untuk pria
dengan ekonomi menengah keatas. Terlihat disini bahwa pengolongan lebih dari
satu (gender dan kemampuan ekonomi) dengan segmen lebih banyak maka bisa
dibuat targeting yang makin tajam dan lebih fokus ke keunggulan produk itu
sendiri. Disini mulai terlihat bahwa pasti ada perbedaan antara Gillete
5000-an dan 30 ribuan lebih. Segmentasi dan targeting biasanya dibicarakan
sebagai satu kesatuan, dalam membicarakan segmentasi otomatis membicarakan
juga targetnya. Positioning sedikit berbeda. Banyak kesalahan yang terjadi
dimana ketika ditanya positioningnya apa maka yang dijawab adalah targetnya.
Sebagai contoh susu ultra dalam kemasan. Merupakan susu cair, kalau dilihat
dari produknya sendiri maka sebenarnya susu ultra bersaing dengan dancow,
susu bendera dan yang lainnya, tetapi apabila dilihat lebih teliti maka akan
terlihat perbedaanya, Susu Ultra memposisikan dirinya sebagai minuman ringan.
Susus Ultra tidak bersaing dengan Dancow, Bendera dan sejenisnya, tatapi
bersaing dengan CocaCola, the botol dan sejenisnya. Harus dilihat disini susu
Ultra memposisikan dirinya sebagai sebagai minuman ringan, bukan sebagai susu
bersaing dengan produk susu konvensional yang lain. Position merupakan salah
satu bagian yang sulit dari bagian STP. Posisi merupakan bagaimana konsumen
memandang atau berpikir tentang sebuah produk.
STP aplikasi dalam dunia kerja tentu saja bisa diaplikasikan. Dalam bekerja
tentunya jenis pekerjaan ada banyak. Bahkan dalam satu rutinitaspun tetap ada
pilihan atau pengolongan pekerjaan. Saya sebagai network Engineer mempunyai
beberapa macam pekerjaan yang harus ditangani, misal troble shutting network
jika network bermasalah, riset mengenai network yang baru, menuliskan
beberapa petunjuk sederhana di network, dan yang lain. Dismaping itu network
juga terbagi atas beberapa bagian misalnya network dengan basis novel,
network dengan TCP/IP, atau Network Operating System Walaupun tidak dibahas
dengan terstruktur maka bisa dilihat segmentasi yang lebih dari satu misalnya
jenis-jenis network, operating system dll. Dari begitu banyak pada satu saat
saya hanya bisa mengerjakan satu hal. Hal tersebut bisa disebut sebagai
targeting. Sedangkan untuk posisi maka sebagai apakah saya mengerjakan hal
tersebut, apakah pengerjaan rutin sebagai engineer biasa, atau sebagai
instruktor yang membimbing, atau sebagai expert sebagai troble shooter.
Kadang positioning tergantung pula dari jenis pekerjaannya.
4P (Product, Price, Promotion, Place) adalah bagian setelah STP. STP adalah
pemunjang dari 4P. 4P dalam bahasa kerennya disebut Marketing Mix. Bagian
yang penting dari marketing mix ini tidak selalu sama untuk setiap produk.
Sama saja dalam penerapan untuk pengembangan pribadi. Ada yang bermain
diharga, dengan alasan efiktifitas sehingga dapat dicapai harga yang ekonomis
(rendah). India adalah contoh dimana penerapan harga menjadi penting. India
sangat dikenal sebagai bangsa yang mau dibayar rendah untuk pekerjaan yang
sama yang dilakukan sama bulle (Amerika & Eropa). Jika tidak mempunyai
keunggulan sama sekali di lapangan pekerjaan, maka cara ini adalah cara yang
paling mudah untuk mendapatkan pekerjaan. Kalau yakin dengan kemampuan diri
sendiri, maka ini bagian dari produk adalah yang terpenting

Tuesday, May 24, 2005

Fwd: [PHYSICS-UI] Fw: 17 Agustusan di P. Peucang - Ujung Kulon


--- Dina <dinasari@indo.net.id> wrote:

> Date: Tue, 24 May 2005 19:29:52 +0700
> From: Dina <dinasari@indo.net.id>
> Subject: [PHYSICS-UI] Fw: 17 Agustusan di P. Peucang
> - Ujung Kulon
> To: Fisika UI
> <physics_ui@nakula.rvs.uni-bielefeld.de>
>
>
>
>
> iseng akh ...
>
> ----- Original Message -----
> From: dina
> Sent: Tuesday, August 17, 2004 7:45 AM
> Subject: 17 Agustusan di P. Peucang - Ujung Kulon
>
>
> Sebulan yang lalu ... sewaktu kebetulan (!) sedang
> melihat kalender bulan Agustus dan menemukan bahwa
> libur tujuhbelasan jatuh pada hari Selasa, saat itu
> juga saya memutuskan untuk 'take a break' dari
> kerjaan kantor. Ambil cuti 5 hari kerja! ndak peduli
> bahwa pada saat itu belum memiliki rencana apa-apa
> untuk mengisi cuti yang total berjumlah 10 hari itu
> (Jumat tgl 13 s/d Minggu tgl 22) ..... pokoknya
> mengajukan cuti!!!
> hmmm ... nggak dinyana ... si Iyek (my little
> sister, remember? ... I've introduced her in the
> "Poscard from Bintan" report) membawa berita bahwa
> Mapala UI akan mengadakan acara tahunan Jambore 17
> Agustus-an di Ujung Kulon, tepatnya di P. Peucang
> ..... HOREEEE!!!! .... jadi punya rencana liburan
> deh .....as usual .. nebeng ama Iyek untuk ikut
> acaranya anak Mapala.
>
> Sesudah tanya sana sini, rencana ini itu, belanja
> sini sana, dan pinjem ini itu situ sini (maklum ..
> ndak punya perlengkapan camping & jalan), jadilah
> aku + iyek dan genk, berenam membentuk satu kelompok
> peserta. Iyek dan teman-temannya memang anak Mapala
> yang sudah terbiasa melakukan perjalanan... nah,
> saya ikutan mereka dengan statement dari awal ...
> "Gue ndak bisa masak ... boleh bantuin yang lain
> tapi ndak mau masak! heheheee ..... tapi
> motong-motong wortel atau bawang bombay sih .. OK
> lah ..." Asiiiikkkkkk Liburan beneran!!!!! ......
>
> Perjalanan
>
> Hari Minggu tgl 15 jam 01.00 dini hari, kami berenam
> berangkat dari Jakarta ke daerah 'Sumur' - Labuan,
> Pandeglang (labuan ... teruuusss .... belak belok
> ... naik turun .... kebuuuuuuuuuttttt), naik Kijang
> carteran .... waduh ... itu supir mustinya ikut aja
> rally trans Sumatera ... tikungan tajam dan tanjakan
> di hajar terus! ... mana gelap banget ndak keliatan
> apa-apa. Akhirnya pas jam 5 subuh ... kami tiba di
> 'Sumur' ... bergabung dengan sekitar 60 peserta
> lainnya. Sekitar jam 8.30 pagi ... pemberangkatan ke
> P. Panaitan mulai dilakukan ... naik 3 perahu motor
> nelayan yang memang terbiasa melayani wisatawan
> menyeberang ke pulau-pulau yang berserakan di Taman
> Nasional Ujung Kulon.
>
> ehhmmm .... sebelumnya sebaiknya saya terangkan dulu
> daerah tujuan liburan kali ini yah ....
> Rencananya, kita akan ke 3 tempat utama: P.
> Panaitan, P Peucang dan Taman Nasional Ujung Kulon
> yang kalau mau cari di peta adanya di bagian buntut
> di selatan-barat P. Jawa. Panaitan adalah pulau yang
> 'relatif' besar, berada di Barat Laut Ujung Kulon
> (lihat peta di bawah). Luasnya sekitar 17.500 ha.
> Sedangkan P. Peucang adalah pulau kecil yang
> menempel di semenanjung Ujung Kulon (lihat peta
> kedua, di peta pertama ndak keliatan. Kalau mau
> jelas, diperbesar aja). Sedangkan daerah Ujung Kulon
> yang dituju adalah kawasan Cibom (titik ujung paling
> barat P. Jawa) dan Cidaon.
>
>
> peta dari:
>
http://mofrinet.cbn.net.id/informasi/intag/Peta%20Tematik/
>
>
> P. Panaitan dicapai sekitar 3,5 jam dari Labuan ...
> bisa juga dicapai dengan speed boat dari Marina -
> Anyer ... melintasi Selat Sunda. ... Sewaktu
> melintasi laut terbuka yang langsung terhubung
> dengan Samudera Indonesia ... ombaknya cukup
> mengombang-ambing kan perahu motor berukuran sekitar
> 20-an penumpang tsb .... hehhehe ... lumayan
> deg-degan juga awalnya tapi lama kelamaan menjadi
> terbiasa, malahan menikmati goyangan kapal sembari
> melihat ikan terbang dan sesekali terguyur air laut.
> Yang membuat lebih dag-dig-dug adalah .... entah
> kenapa nahkoda kapal yang saya tumpangi menempuh
> rute yang terpisah dari 2 kapal lainnya. Jika dua
> kapal tsb melambung mendekati garis pantai .... si
> nahkoda yang ini berusaha menembus gelombang ...
> lurus menuju tempat pendaratan. Lha itu kapal jadi
> digoyang-goyang oleh ombak .....sedangkan kapal
> lainnya relatif tenang. Sempat juga deg-degan ....
> tapi kami akhirnya mendarat juga di Panaitan,
> terlambat sekitar 1/2 jam dari yang lain.
>
> Panaitan
>
> Di Panaitan tidak terdapat dernaga untuk merapat.
> Untuk mendarat di pulau ... kita musti nyambung
> dengan perahu karet ... 'Avon" nya Mapala ... heheee
> ... setelah perahu di pompa, bergiliran kita diantar
> pake ojeg perahu. Panaitan memiliki deretan karang
> menjaga di depan pulau .... jadi ombak memecah
> sebelum sampai di pantai. Kalau ndak salah ....
> pulau tersebut juga merupakan salah satu tempat yang
> layak untuk surfing ... tapi mungkin di sisi lain
> dari tempat yang kami datangi ...
>
> Di Panaitan rombongan nge-camp di pos PHPA .... kami
> yang tua-tua ..(hihihiii ... termasuk yang tua di
> rombongan) tidur di kamar-kamar yang ada di PHPA
> tersebut ..(tetep aja tidur di matras ...) dan
> sebagian 'nenda' di situ..... . Di pulau ini kita
> musti menghemat air, karena air tawar rada susah
> didapat. Supply air tawar hanya diperoleh dari keran
> dan kamar mandinya PHPA ...
>
> Setelah makan siang (ehmmm sedaaap ... cumi goreng
> kecap dicampur orak arik wortel dll ...) kita
> trekking menyusur pantai selama 2 jam .... menuju ke
> 'Karang Kembar" yang di peta kelihatan setitik di
> ujung selatan Panaitan. Dalam perjalanan tsb sempat
> menemukan cangkang penyu +/- 60 cm panjangnya +
> kerangka tubuh bagian bawahnya, terdampar di pantai
> .... Menurut Pami (di rombongan berenam ada Pami
> yang bekerja di TNC - LSM yang mengurusi konservasi
> alam khususnya kelautan, dan Dewi - WWF) .. penyu
> tersebut kemungkinan besar sudah mati sewaktu
> terdampar. Sempat juga melihat semacam keong laut
> kecil (aduuuuh ... lupa namanya ... padahal udah
> dikasih tahu oleh Pami) sedang berkelahi dengan
> bintang laut. Kalau dilihat di situ sih hanya kayak
> keong laut dorong-dorongan ama tumbuhan yang
> menjulur .... tapi kalau kita melihatnya dalam acara
> National Geographic dan sudah diberi narasi lengkap
> ..... pasti kayaknya gimananaaaa gitu ... 2 mahluk
> alam sedang mempertahankan eksistensi di
> ekosistemnya.
> Selama menyusur pantai tsb, terbawa sugesti ....
> rasanya ndak enak sekali jika terpaksa harus
> menginjak bintang laut yang jumlahnya beribu-ribu
> menempel di karang sepanjang laut dangkal ......
> atau menginjak kumpulan tumbuhan laut dan karang ...
> Hehhehee ... mustinya sih di mana aja perasaan tsb
> harus ditumbuhkan yah .....
> Sepanjang jalur trekking, di sisi pulau adalah hutan
> mangrove berawa .... yang konon luasnya sekitar 1700
> hektar.
> Kita kembali sampai di pos PHPA sekitar jam 5 sore
> .... duduk-duduk ngobrol di pasir sambil makan apel
> ..... OK banget deh!
>
> Peucang
>
> Hari kedua .... berarti hari Senin ... pada saat
> sebagian besar orang mulai menjalani rutinitas di
> kantor .... kita juga memulai aktivitas dengan
> bersiap-siap menyeberang, berpindah ke P. Peucang.
> Jam 9.00 tepat armada Hang Tuah ... eh ... 3 perahu
> motor start untuk selama +/- 1 jam melaut. Kali ini
> laut tenang sekali, tapi seperti biasa .... kapal
> kita tertinggal di belakang.
>
> woooow .... pada saat memasuki perairan di antara P.
> Jawa dan Peucang .... hmm ... cantik sekali ...
> Mendekat ke Peucang ... terlihat pantainya yang
> berpasir putih, dan lautnya .... biru dan bening
> banget. Kita bisa melihat ke dasar laut dan
> ikan-ikannya yang berenang mondar mandir ..... juga
> samar-samar deretan terumbu karang ........ aduuuhhh
> ....
>
>
>
> foto dari www.tripalbum.net
>
> Tak jauh dari dermaga, sebuah sign menyambut dengan
> bertuliskan 'pengunjung dilarang memberi makan hewan
> dan melakukan aktivitas jetski' ......
> Di pulau ini terdapat resor yang dikelola oleh PHPA
> setempat. Resor tersebut dilengkapi pula dengan
> guest house yang cukup mewah ... dengan AC, air
> panas, bersih dan terawat karena dahulu sering
> dipakai menginap oleh presiden RI kedua pada saat
> beliau berlibur untuk memancing. Tentu saja
> rombongan kita menginap di guest house yang
> sederhana, berdinding bambu tanpa AC .... tapi
> sangat memadai untuk perjalanan kali ini ......
>
> Di depan guest house terdapat lapangan rumput yang
> selalu dikunjungi oleh rusa-rusa ..... mereka
> berkumpul mencari makan di situ tanpa mempedulikan
> pengunjung .... sangat jinak karena terbiasa tidak
> diusik-usik ... Kadang-kadang muncul biawak, elang
> dada putih ... burung 'King Fishery" yang sayapnya
> biru ... dll ...
> Kalau monyet ekor panjang jangan ditanya deh!
> Buanyaaak banget dan selalu siap mencuri makanan.
> Kita musti waspada dan selalu menyimpan makanan di
> tempat terkunci ... hehehe ..... berbungkus-bungkus
> Marlboro pun diacak-acak oleh mereka.
>
>
>
> foto dari www.tripalbum.net
>
>
> Di Peucang hanya sebentar saja, menaruh
> barang-barang di kamar lalu langsung berangkat lagi
> dengan 2 perahu motor ... menyeberang ke P. Jawa
> tepatnya ke kawasan Cibom - Ujung Kulon. Karena
> hanya melintasi selat sempit, perjalanan hanya
> membutuhkan 15 menit di laut yang sangat tenang.
> Tiba di Cibom langsung dilanjutkan dengan trekking
> menuju Tanjung Layar, ujung Barat Pulau Jawa. 1/2
> jam jalan kaki melalui hutan sambil sesekali melalui
> pepohonan tua dan besar yang kita pun berjalan
> menembus belahan batangnya ... melewati reruntuhan
> bangunan bekas penjara Belanda, sampailah di
> mercusuar penanda kawasan karang kepada kapal-kapal
> besar yang melintas. Kita menyempatkan untuk
> memanjat menara mercusuar berstruktur besi tsb ....
> sedikit gamang saat memanjat anak-anak tangga
> terbuka .... tapi semua itu terbayar lunas ketika
> menikmati pemandangan dari puncak ketinggian
> mercusuar. Laut lepas yang biru .... ombak berdebur
> memecah di kawanan karang di ujung tanjung layar
> .... pantai karang .... T O P pokoknya.
> Jalan lagi sebentar .... dilanjutkan dengan makan
> siang di atas rumput di tebing menghadap ke selat
> Sunda ... Jangan dikira karena ini di laut maka akan
> terpanggang sinar matahari. Sama sekali tidak ....
> kita memilih satu tempat sempit dengan pandangan
> lepas ke laut tapi terlindung dari sinar matahari
> oleh pepohonan. Nyamaaaannn dan santaiii sekali ....
> liburannya berasa liburan banget!!
>
> Tak jauh dari lokasi mercusuar ini, sedikit mendaki
> bukit ... terdapat pula mercusuar lama yang sudah
> tidak berfungsi. Dan bila dilanjutkan lagi, berjarak
> 1 jam perjalanan kaki, kita akan sampai di pantai
> Selatan Tanjung Layar. Di pasir putih pantai
> tersebut ... adalah tempat penyu menyimpan telurnya.
> Sayangnya, tempat tsb tidak terdapat dalam jadwal
> dan kita ndak sempat ke sana.
>
> Tidak lama .... Kembali ke Peucang .... mulailah
> acara bebas di laut dan pantai ......
>
>
>
> foto: www.mapalaui.info/ oleh reynold. sumayku
>
> P. Peucang adalah tempat yang nyaman bagi penggemar
> snorkeling ..... sekitar 1 km dari PHPA terdapat
> tempat yang baik sekali untuk snorkeling, walaupun
> di sepanjang pantai pun juga bisa. Melihat terumbu
> karang ataupun berbagai jenis ikan.
> Sekedar berenang di pinggir laut dengan pantainya
> yang biru dan bening .... -ditemani ikan-ikan kecil
> yang bahkan sama sekali tidak takut untuk mendekati
> kita yang sedang berenang- juga sangat, sangat
> menyenangkan.
> Untuk yang suka diving .... bisa juga menuju ke
> karang copong, di utara P. Peucang. Dapat dicapai
> dengan 1 jam berjalan kaki melalui hutan.
>
> Lebih sore lagi ...... sebagian rombongan kembali
> menyeberang ke P. Jawa, kali ini ke Cidaon untuk
> melihat banteng Jawa, bukan Bison lho ... emangnye
> Amerika!. Di Cidaon terdapat menara pengintai khusus
> untuk mengawasi lapangan rumput tempat
> banteng-banteng tsb mencari makan. Di sana juga
> mudah ditemui si burung pelagak, Merak.
> Selain Cidaon, bisa juga ke Cibunar (3,5 km dari
> Cidaon) ... di sana bisa dilihat sejenis Rangkong
> dan jejak Badak Bercula Satu ... hewan langka,
> species unik di dunia.
>
> Malem ... melepas lelah setelah seharian
> beraktivitas penuh .... memisahkan diri dari
> rombongan utama yang sedang melaksanakan acara api
> unggunnya, ..... sehabis makan kita duduk-duduk di
> teras sambil mengawasi rusa. Ngobrol sana sini ...
> diselingi menikmati sajian ikan bakar ... tidak
> terasa obrolan tersebut berlanjut terus hingga pukul
> 3 dini hari. Bahkan rusa-pun sudah menghilang lagi
> ke hutan. hoaaaaahhmmm .... hari ini cukup
> melelahkan ......
>
> Sambil berbaring di matras .... membayangkan kembali
> suasana alam di sini .... nyaman, damai, tenang ...
> tidak saling mengusik satu sama lain ... walaupun
> tentunya hukum alam terus berlaku, tapi rasanya
> tidak dengan berlebihan ....
>
> Upacara 17 Agustus 2004
>
> Tanggal 17 ... menu utama jambore 2004 ini, upacara
> bendera di pantai P. Peucang ... menghadap birunya
> laut .. di kejauhan tampak pesisir P. Jawa ... Merah
> Putih berkibar dihembus keras angin laut ...
> Hampir seluruh peserta mengikuti upacara, bahkan
> para Anak Buah Kapal dan petugas Penjaga Hutan ...
> ... you may laugh ... tapi sebagian peserta ....
> terbawa suasana .... terharu, dengan air mata
> menggenang ... saat lagu-lagu perjuangan dan lagu
> nasional dilantunkan kelompok aubade .............
>
> ...... dari yakin ku teguh .....
> ...... hati ikhlas ke penuh .....
> ...... akan karunia Mu .....
> ...... tanah air pusaka .....
> ...... Indonesia merdeka .....
> ...... syukur aku sembahkan ..... ke hadiratMu ....
> Tuhan ....
>
>


__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Small Business - Try our new Resources site
http://smallbusiness.yahoo.com/resources/